BATAM TERKINI

Sehari 14 hingga 16 Penerbangan Dibatalkan, Begini Suasana Bandara Hang Nadim Batam Saat Musim Mudik

Memasuki arus mudik H-11 Hari Raya Idul Fitri 1440 H sehari 14 hingga 16 penerbangan cancel, begini kondisi di Bandara Hang Nadim Batam.

Sehari 14 hingga 16 Penerbangan Dibatalkan, Begini Suasana Bandara Hang Nadim Batam Saat Musim Mudik
TRIBUNBATAM.id/ROMA ULY SIANTURI
Suasana di Bandara Hang Nadim, Jumat (24/5/2019) masih terlihat sepi 

Biasa 56 Ada Flight Tiap Hari, Musim Mudik 2019 Jumlah Penerbangan Masih Berkisar 40 Flight

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Memasuki arus mudik H -11 Hari Raya Idul Fitri 1440 H Bandara Hang Nadim masih belum terlihat lonjakkan penumpang yang signifikan dibanding Idul Fitri 2018 lalu.

Pada 2018 lalu di Ramadhan yang sama sebanyak 8.000 orang sudah meninggalkan Batam.

Sayangnya, berdasarkan data akhir sebanyak 5.356 calon penumpang yang meninggalkan Batam melalui Bandara Hang Nadim. Atau sekitar menurun hingga 20 persen.

"Rute penerbangan juga mengalami pengurangan. Biasanya satu hari bisa mencapai angka 56 flight," ujar Direktur Badan Usaha Bandar Udara (BUBU) Hang Nadim, Suwarso di ruang check In Bandara Hang Nadim, Jumat (24/5/2019)

Lebih jauh, dengan adanya pengurangan rata-rata per hari yang beroperasi 40 flight saja. Setiap hari sering 14 sampai 16 penerbangan cancel.

Mayoritas, lanjut Suwarso, jumlah penumpang yang paling turun, dari Batam ke rute Jakarta, Medan dan Padang. Ada rute lainnya tapi yang terbesar ketiga wilayah itu.

"Jakarta biasanya 14 sekarang sehari hanya 8 flight ataupun 9 flight. Maskapainya Garuda Citilink dan Lion. Medan biasanya 4 flight, sekarang hanya 1 hingga 2 flight perharinya, Citilink dan lion padang juga begitu. Per pesawat di atas 80 persen. Misalnya pesawatnya bermuatan 200 paling tidak terisi 195," paparnya.

Loncat dari Lantai 2 Hotel Karas, Satu Pelaku Rampok di Tanjungpinang Berhasil Kabur saat Digerebek

HARI INI, Jumat (24/5) THR Untuk PNS, TNI/Polri Dibagikan, Ini Besaran THR yang Bakal Diterima

FAKTA Sosok Wanita Misterius saat Aksi 22 Mei, Suka Teriak saat Malam & Keluar Masuk RS Jiwa

Pihaknya juga sering melaporkan kondisi ini kepada Kepala otoritas bandar udara wilayah 2 Medan (obdar 2). Bahkan laporan ini disampaikan secara periodik.

"Kita masih melaporkan bukan bulanan tapi secara periodik. Misalnya 2 hari sekali, atau 3 hari sekali, bisa juga seminggu sekali. Hanya saja belum ada hasilnya. Penurunan tiket yang dilakukan pemerintah pusat, tidak berdampak. Palingan hanya turun seratus atau Rp 200 ribu saja," papar Suwarso.

Ia berharap kebijakan bagasi berbayar dan mahalnya tiket maskapai penerbangan bisa kembali dititik normal. Pemerintah segera mengambil langkah-langkah bijak untuk solusi atas masalah ini. (tribunbatam.id /Roma Uly Sianturi)

Penulis: Roma Uly Sianturi
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved