Menggema Suara Yel-yel saat Tim Hukum Prabowo-Sandi Hendak Meninggalan Gedung MK

"Naik... naik..., Prabowo-Sandi! Turun... turun... Jokowi!" kata ratusan massa tersebut di depan pintu belakang gedung Mahkamah Konstitusi, Jalan Abdu

Menggema Suara Yel-yel saat Tim Hukum Prabowo-Sandi Hendak Meninggalan Gedung MK
Tribunnews/JEPRIMA
Ketua Tim Hukum Badan Pemenangan Nasional (BPN) Pasangan Capres dan Cawapres nomor urut 02 Hashim Djojohadikusumo bersama Ketua Tim Kuasa Hukum BPN Bambang Widjajanto dan Kuasa Hukum BPN Denny Indrayana saat menyerahkan berkas gugatan sengketa Pemilu 2019 di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta Pusat, Jumat (24/5/2019). Gugatan dilakukan oleh Tim BPN Prabowo Sandi ke MK karena pihaknya mengikuti koridor hukum. Tribunnews/Jeprima 

TRIBUNBATAM.id - Ratusan pendukung calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02 Prabowo-Sandiaga menyanyikan yel-yel saat tim hukum Badan Pemenangan Nasional (BPN) selesai mendaftarkan gugatan Pilpres 2019 ke Mahkamah Konsitusi (MK), Jumat (24/5/2019) sekira pukul 23.30 WIB.

"Naik... naik..., Prabowo-Sandi! Turun... turun... Jokowi!" kata ratusan massa tersebut di depan pintu belakang gedung Mahkamah Konstitusi, Jalan Abdul Muis, Jakarta Pusat.

Mereka menyanyikan yel-yel tersebut ketika koordinator tim hukum BPN, Hashim Djojohadikusumo, sudah berada di dalam mobilnya ketika sedang menunggu seseorang.

Seruan Takbir Sambut Tim Kuasa Hukum BPN Prabowo - Sandi Mendaftar Gugatan ke MK

Adik Prabowo Pimpin Kuasa Hukum BPN ke MK. Otto Hasibuan Tak Masuk. Ini Alasannya

Tidak Ada Nama Otto di Tim Kuasa Hukum BPN, 3 Tokoh Hadir di MK Untuk Daftarkan Gugatan Pilpres 2019

BPN Prabowo - Sandi Tidak Sendirian Ajukan Gugatan ke MK. Pendukungnya Selalu Setia Temani

Tidak hanya itu, mereka juga tampak menyorotkan kamera ponsel mereka ke arah Hashim.

"Pak Hashim, salam buat Pak Prabowo!" kata seorang relawan.

Ketua Tim Hukum Badan Pemenangan Nasional (BPN) Pasangan Capres dan Cawapres nomor urut 02 Hashim Djojohadikusumo bersama Ketua Tim Kuasa Hukum BPN Bambang Widjajanto dan Kuasa Hukum BPN Denny Indrayana saat menyerahkan berkas gugatan sengketa Pemilu 2019 di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta Pusat, Jumat (24/5/2019). Gugatan dilakukan oleh Tim BPN Prabowo Sandi ke MK karena pihaknya mengikuti koridor hukum.  Tribunnews/Jeprima
Ketua Tim Hukum Badan Pemenangan Nasional (BPN) Pasangan Capres dan Cawapres nomor urut 02 Hashim Djojohadikusumo bersama Ketua Tim Kuasa Hukum BPN Bambang Widjajanto dan Kuasa Hukum BPN Denny Indrayana saat menyerahkan berkas gugatan sengketa Pemilu 2019 di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta Pusat, Jumat (24/5/2019). Gugatan dilakukan oleh Tim BPN Prabowo Sandi ke MK karena pihaknya mengikuti koridor hukum. Tribunnews/Jeprima (Tribunnews/JEPRIMA)

Setelah mobil yang ditumpangi Hashim dan tim sudah meninggalkan lokasi, seorang relawan Prabowo Sandi kemudian menanyakan kepada para pendukung lainnya.

"Apa di sini ada yang dibayar?" kata kordinator tersebut.

"Tidak!" jawab massa yang masih berada di lokasi.

Prabowo Lakukan Hal Ini Ketika Perhatian Publik Tertuju ke Gugatan BPN di MK Jumat Malam

Sejumlah warga dan massa pendukung Sandi tersebut kemudian mengucapkan terima kasih kepada para personel Marinir yang berjaga di sekitar lokasi.

"Terima kasih TNI! Hidup TNI!" sorak massa pendukung Prabowo Sandi tersebut.

Hingga pukul 23.45 WIB massa masih tampak di sekitar jalan Abdul Muis Jakarta Pusat.

Halaman
1234
Editor: Zabur Anjasfianto
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved