PILPRES 2019

Menilik Kekuatan Tim Hukum BPN Prabowo-Sandi, TKN Jokowi-Maruf, dan KPU Hadapi Sengketa Pilpres 2019

Menilik Kekuatan Tim Hukum BPN Prabowo-Sandi, TKN Jokowi-Maruf, dan KPU Hadapi Sengketa Pilpres 2019

Menilik Kekuatan Tim Hukum BPN Prabowo-Sandi, TKN Jokowi-Maruf, dan KPU Hadapi Sengketa Pilpres 2019
TRIBUNNEWS.COM/ ANANDA BAYU
Menilik Kekuatan Tim Hukum BPN Prabowo-Sandi, TKN Jokowi-Maruf, dan KPU Hadapi Sengketa Pilpres 2019 

Menilik Kekuatan Tim Hukum BPN Prabowo-Sandi, TKN Jokowi-Maruf, dan KPU Hadapi Sengketa Pilpres 2019

TRIBUNBATAM.id, JAKARTA - Mahkamah Konstitusi (MK) sudah menerima pengajuan permohonan sengketa Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) 2019 yang dilayangkan kubu Prabowo-Sandiaga, Jumat (24/5/2019).

Dengan dibawanya sengketa Pilpres 2019 ke Mahkamah Konstitusi (MK) akan ada pihak terkait yang bertarung dalam sidang di MK nantinya.

Pihak tersebut diantaran Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Maruf, Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Komisi Pemilihan Umum (KPU), Bawaslu RI.

Tentunya pengacara yang disiapkan masing-masing pihak menjadi perhatian publik, karena keputusan MK nantinya akan bersifat mengikat bagi semua pihak.

Dua Poin Tuntutan Kubu Prabowo-Sandi di MK Akan Jadi Kabar Buruk Bagi Jokowi-Maruf Jika Terbukti

BPN Gugat ke MK, Sosok Ketua MK Anwar Usman, Putra Asli Bima yang Akan Pimpin Sengketa Pilpres 2019

Angkut Batu saat Aksi 22 Mei, Sopir Mobil Ambulance Gerindra Ungkap Sosok Orang yang Menyuruhnya

Tim hukum TKN Jokowi-Maruf

Tim Kampanye Nasional (TKN) paslon nomor urut 01, Joko Widodo-Maruf Amin telah menyiapkan tim hukum untuk menghadapi gugatan sengketa hasil pemilu di Mahkamah Konstitusi (MK).

Tim hukum untuk menghadapi gugatan sengketa hasil pemilu di MK tersebut terdiri dari advokat senior dan ahli kepemiluan.

"TKN juga telah menyiapkan tim hukum yang nanti apabila sengketa itu telah berlangsung di MK. Tentu, sengketa pemohonnya adalah paslon 02 dan sebagai termohon adalah KPU. Dalam rangka itu, TKN siapkan tim hukum terdiri dari para advokat senior, ahli hukum, dan ahli kepemiluan," ujar Wakil Ketua TKN Arsul Sani di Rumah Cemara, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (23/5/2019).

Yusril Ihza Mahendra
Yusril Ihza Mahendra (Glery Lazuardi/Tribunnews.com)

Anggota tim hukum tersebut, lanjut Arsul, juga sebagian berasal dari partai politik koalisi pengusung Jokowi-Ma'ruf Amin dan para advokat profesional yang juga pendukung serta relawan TKN.

Halaman
1234
Editor: Danang Setiawan
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved