Pilih Bergabung BPN Prabowo - Sandiaga, Ini Alasan Pakar Bidang Hukum Tata Negara, Denny Indrayana

Denny masuk dalam jajaran tim kuasa hukum BPN Prabowo - Sandiaga yang siap menggugat hasil Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK).

Pilih Bergabung BPN Prabowo - Sandiaga, Ini Alasan Pakar Bidang Hukum Tata Negara, Denny Indrayana
Tribunnews/JEPRIMA
Ketua Tim Hukum Badan Pemenangan Nasional (BPN) Pasangan Capres dan Cawapres nomor urut 02 Hashim Djojohadikusumo bersama Ketua Tim Kuasa Hukum BPN Bambang Widjajanto dan Kuasa Hukum BPN Denny Indrayana menyerahkan berkas gugatan sengketa Pemilu 2019 di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta Pusat, Jumat (24/5/2019). 

TRIBUNBATAM.id - Kalau TKN Jokowi - Ma'ruf Amin memiliki kuasa hukum yang hebat seperti Yusril Izha Mahendra, BPN Prabowo - Sandiaga juga mempunyai advokat andal seperti Denny Indrayana.

Denny masuk dalam jajaran tim kuasa hukum BPN Prabowo - Sandiaga yang siap menggugat hasil Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK).

Denny pun mengungkapkan alasan untuk ikut dalam tim hukum pasangan calon nomor urut 02 tersebut.

Satu alasan Denny untuk ikut dalam tim yang diketuai oleh Bambang Widjojanto tersebut tidak lain adalah untuk melihat dan menilai seberapa jujur dan adil Pemilu 2019.

 "Kami sesuai dengan pasal 22 ayat 1 UUD 1945, ini perjuangan bersama. Jadi, saya dan rekan-rekan, Mas BW (Bambang Widjojanto,-red) terutama melihat perlu bersama-sama memperjuangkan hal itu," jelas Denny di kawasan Menteng, Jakarta, Sabtu (25/5/2019).

Denny sendiri pun optimis akan gugatan mereka, bukti dan argumentasi yang dibawa dapat dipertanggungjawabkan.

Mengenai keputusan yang akan ditentukan, dia menyerahkan seluruhnya kepada Hakim Konstitusi.

"Bagaimana nanti ditentukan, kami serahkan ke hakim," ucap Denny.

Sama seperti Yusril, Denny sendiri merupakan Ahli Bidang Hukum Tata Negara

Denny Indrayana mendapat gelar master di Universitas Minnesotta, Amerika Serikat. Sedangkan gelar doktor diraihnya dari University of Melbroune, Australia.

Denny Indrayana merupakan seorang ahli dalam bidang hukum tata negara.

Halaman
1234
Editor: Thom Limahekin
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved