Korban Jambret di Batam Jalani Operasi Patah Tulang, Begini Penjelasan Haru Sang Suami

Aksi jambret di kota Batam kembali memakan korban pada Sabtu (25/5/2019). Kali ini korbannya adalah Maizar istri Martin Luther Maromon, Kepala Biro U

Korban Jambret di Batam Jalani Operasi Patah Tulang, Begini Penjelasan Haru Sang Suami
Waewkidja/Freepik.com
Ilustrasi 

TRIBUNBATAM.id, TANJUNGPINANG - Aksi jambret di kota Batam kembali memakan korban pada Sabtu (25/5/2019).

Kali ini korbannya adalah Maizar istri Martin Luther Maromon, Kepala Biro Umum Pemprov Kepri.

Martin sendiri membenarkan kalau istri menjadi korban jambret di daerah Sungai Harapan Sekupang.

"Iya, istri saya kena jambret," ungkap Martin kepada TRIBUNBATAM.id, Minggu (26/5/2019) pagi.

Martin menceritakan, kejadian itu terjadi saat istrinya pulang sekolah dari SMPN 3 Sungai Harapan.

Hasil Kualifikasi F1 GP Monaco, Duo Mercedes Catat Waktu Tercepat, Lewis Hamilton Pole Position

Istri Pejabat Pemprov Kepri Jadi Korban Jambret, Kaki Patah dan Alami Kerugian Hingga Rp 7 Juta

Rahasia Jokowi 5 Kali Menang Pemilu,Terakhir Lawan Prabowo, Ayah Kaesang Pegang 3 Filosofi Jawa

Revisi Jadwal Pekan ke-4 hingga Pekan ke-10 Liga 1 Musim 2019, Ini Jadwal Baru Persib Bandung

Tiba-tiba saja muncul seseorang langsung menjambret istrinya.

"Istri saat itu sedang berjalan dari halaman sekolah ke arah mobil," sebut Martin.

Akibat kejadian tersebut, Maizar mengalami cedera luka di kaki.

UPDATE Jadwal Terbaru Persib Bandung di Liga 1 2019, Laga Arema FC vs Persib 14 Juni 2019

25 Ucapan untuk Hari Raya Idul Fitri (Lebaran) yang Bisa Kamu Kirim Lewat WA, Facebook atau IG

Jadwal Bola Malam Ini Piala Dunia U20 Live SuperSoccer TV, Meksiko vs Jepang, Ekuador vs Italia

Dia harus menjalani operasi di bagian kami yang mengalami cedera itu.

"Istri operasi. Tapi semuanya sudah aman. Pelaku juga sudah ditangkap," ungkap Martin. 

Alami Patah Tulang 

Pealaku Jambret di Kota batam semakin sadis.

Kali ini yang menjadi korbanya salah seorang guru SMPN 3 Sei Harapan di Kota Batam bernama Maizar.

Korban merupakan istri dari Pejabat di Pemprov Kepri bernama Martin Maromon.

Sementara itu, Korban saat ini menjalani perawatan medis di RS Awal Bross Kota Batam.

Akibat Kejadian tersebut, korban mengalami patah kaki dan harus menjalani perawatan intensif.

 Revisi Jadwal Pekan ke-4 hingga Pekan ke-10 Liga 1 Musim 2019, Ini Jadwal Baru Persib Bandung

 Unggahan Foto Jokowi di Media Asing Hoax, Ternyata Terbitan Beberapa Tahun Lalu

 Bupati Ende, Nusa Tenggara Timur, Marselinus YW Petu Meninggal Dunia, Diduga Ini Penyebabnya

 Hasil Lengkap, Klasemen dan Top Skor Liga 1 2019 Setelah PSS vs Semen Padang Imbang

Kasat Reskrim Polresta Barelang AKP Andri Kurniawan saat dikonfrimasi membernarkan adanya informasi tersebut.

Menurut Andri, Usai kejadian keluarga korban dalam hal ini suaminya langsung membuat laporan Polisi.

"Kejadiannya Kamis lalu, dan saat ini korban sudah membuat laporan," Sebut Andri saat dikonfirmasi, Minggu (26/5/2019) pagi.

Andri juga membenarkan akibat kejadian tersebut, korban mengalami patah tulang kaki.

 Hasil Final Copa del Rey Barcelona vs Valencia, Messi Cetak 1 Gol Barcelona Kalah, Valencia Juara

 Dalang Penembakan 22 Mei, Hermawan Sulistyo Ungkap Beberapa Kejanggalan dari Luka Tembak Korban

 Hasil Final DFB Pokal Liga Jerman RB Leipzig vs Bayern Muenchen, Lewandowski 2 Gol, Muenchen Juara

 UPDATE Jadwal Terbaru Persib Bandung di Liga 1 2019, Laga Arema FC vs Persib 14 Juni 2019

Untuk Kronologis sendiri, Menurut Andri belum ada kejelasan pasti dari keluarga korban.

Dari hasil penelusuran di TKP, kejadian tersebut menurut Andri ketika korban baru pulang dari SMPN 3 menuju Sekupang.

Tiba-tiba pelaku yang diduga satu orang mengendarai sepeda motor langsung memepet korban.

 25 Ucapan untuk Hari Raya Idul Fitri (Lebaran) yang Bisa Kamu Kirim Lewat WA, Facebook atau IG

 Jadwal Bola Malam Ini Piala Dunia U20 Live SuperSoccer TV, Meksiko vs Jepang, Ekuador vs Italia

Kuat dugaan sempat terjadi perlawan hingga akhirnya korban terjatuh dan mengalami patah pada bagian kakinya.

Sedangkan pelaku langsung melarikan diri dan membawa tas kulit milik korban yang berisikan dua ponsel, uang Rp 1,5 juta, beberapa kartu ATM, serta dokumen pribadi seperti KTP, SIM dan lainnya.

Selain harus mendapat perawatan intensif, total kerugian korban mencapai Rp 7,5 juta.

Penulis: Thom Limahekin
Editor: Eko Setiawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved