Tanjungpinang Terkini

Bea Cukai Selidiki Pemilik 400 Batang Pelat Baja yang Diamankan di Tanjungpinang

Bea dan Cukai Tanjungpinang mengamankan satu unit lori bermuatan Besi plat baja ringan yang yang keluar area kawasan bebas Tanjunguban Bintan

Bea Cukai Selidiki Pemilik 400 Batang Pelat Baja yang Diamankan di Tanjungpinang
Tribun Batam/Wahib Waffa
Humas BC Tanjungpinang Oka Ahmad 

Laporan Wartawan Tribunbatam.id, Tanjungpinang, Wahib Waffa

TRIBUNBATAM.id, TANJUNGPINANG - Siapa pemilik 400 batang besi pelat baja yang diamankan Bea dan Cukai Pabean B Tanjungpinang dari salah satu truk asal Tanjunguban Bintan? 

Humas BC Pabean B Tanjungpinang Oka Ahmad mengatakan, pihaknya masih menyelidiki.

Sebelumnya, Bea dan Cukai Tanjungpinang mengamankan satu unit lori bermuatan Besi plat baja ringan yang yang keluar kawasan bebas Tanjunguban Bintan dan masuk ke Tanjungpinang.

Lori disetop saat masuk Tanjungpinang. Saat diperiksa, Supir truk tak dapat menunjukan dokumen mauatan barang. BC Tanjungpinang kemudian membawa truk dan sipornya ke kantor untuk diperiksa.

Bea Cukai Tanjungpinang Amankan 400 Batang Pelat Baja Tak Berdokumen

Berbuju Baju Lebaran, Warga Batam Padati Pusat Perbelanjaan

Dijemput Suami dengan Private Jet, Maia Estianty Hanya Gunakan Kaos Oblong, Segini Harganya

Daftar Kecurangan Jokowi versi Prabowo-Sandiaga, Singgung Karni Ilyas Cuti Panjang di ILC TV One

 

"Kita amankan hari Jumat (24) satu lori yang membawa plat baja ringan. Pelanggaran yang dilakukan yakni truk membawa barang dari kawasan bebas dari Tanjunguban menuju luar kawasan bebas," kata Oka Ahmad, Senin, (27/5).

Oka Ahmad menegaskan, sesuai ketentuan, Tanjunguban Bintan masuk dalam  kawasan bebas. Tapi, ketika keluar area kawasan bebas Tanjunguban dan masuk ke Tanjungpinang tentu harus mengikuti ketentuan resmi kepabeanan. Yakni memiliki dokumen legal resmi barang.

"Barang keluar tanpa pemberitahuan. Dan tidak ada dokumen. Kita langsung bawa barang ke sini. Saat ini barang sudah kita bawa di gudang," kata Oka.

Supir truk  berinisial SM sudah diperiksa. Hingga saat ini, belum diketahui siapa pemilik barang dalam truk lori.

"Asal barang kita belum tau dari siapa. Begitu juga barang mau di kirim ke siapa itu belum tau kita. Karena baru diamankan hari Jumat kemarin. Kita masih mendalami dan melakukan penyelidikan barang," ujarnya lagi.

Setelah dihitung ia menyebutkan jumlah barang sebanyak 400 batang. Untuk perkiraan harganya sendiri belum diketahui. Dari harga dipasaran kemungkinan barang mencapai ratusan juta rupiah.

"Belum kota hitung harganya. Kita masih akan melakukan pemeriksaan," katanya. (wfa).

Penulis: Wahib Wafa
Editor: Aminnudin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved