Di Singapura Pernikahan Sesama Jenis Dilarang, Cucu Lee Kuan Yew Nikah di Afrika Selatan

Di Singapura, pernikahan sesama jenis dilarang, cucu mantan Perdana Menteri Singapura Lee Kuan Yew, Li Huanwu, menikah di Afrika Selatan

Di Singapura Pernikahan Sesama Jenis Dilarang, Cucu Lee Kuan Yew Nikah di Afrika Selatan
Instagram
Li Huanwu (kiri), cucu mantan PM Singapura Lee Kuan Yew nikahi pasangan gay di Afrika Selatan 

TRIBUNBATAM.id, SINGAPURA - Di Singapura, pernikahan sesama jenis dilarang, cucu mantan Perdana Menteri Singapura Lee Kuan Yew, Li Huanwu, menikahi pasangan gaynya di Cape Town, Afrika Selatan.

Pernikahan sesama jenis Li Huanwu ini diungkapkan oleh pasangannya, Heng Yirui, yang membuat pengumuman di akun Instagram pribadinya, Jumat (24/5/2019)

"Hari ini aku menikahi belahan jiwaku. Menanti-nantikan saat-saat seperti ini dengan (Huanwu)," kata Heng dalam unggahannya, sembari memamerkan fotonya dengan Li Huanwu.

Jatuh Cinta Dengan Pria Lebih Muda, Luna Maya Rela Keluarkan Rp 100 Juta Demi Makan Malam Bareng

Pernah Bekerja 21 Jam Sehari, Begini Cara Reino Barack Menjadi Seorang Pengusaha Sukses

Pidato SBY Soal Oknum Intelijen Tak Netral Dijadikan Bukti BPN Prabowo-Sandi ke MK. Simak Pidatonya

Pasangan ini juga mengirim foto pernikahan mereka ke Pink Dot Singapore, gerakan nirlaba melawan diskriminasi lesbian, gay, biseksual dan transgender (LGBT).

"Hari ini akan menjadi tak terbayangkan bagi kami untuk tumbuh dewasa. Kami sangat senang dapat berbagi kesempatan ini di perusahaan teman dan keluarga yang bersinar," tulis posting itu, yang berakhir dengan tagar #lovewins.

Li adalah putra kedua Lee Hsien Yang, yang merupakan adik dari Perdana Menteri Lee Hsien Loong.

Singapura, seperti juga umumnya negara Asia, menolak pasangan sesama jenis hingga saat ini.

Di Asia, baru satu negara yang melegalkan pernikahan sesama jenis, yakni Tiawan, yang baru mengumumkan pada awal Mei ini.

Afrika Selatan adalah salah satu dari banyak negara yang memungkinkan pernikahan sesama jenis, termasuk Taiwan, yang pertama untuk Asia.

Pada 17 Mei, anggota parlemen dari Partai Progresif Demokratik (DPP) mayoritas mendukung RUU untuk melegalkan pernikahan sesama jenis, yang mulai berlaku Jumat lalu (24/5/2019).

Penulis: Alfian Zainal
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved