Karimun Terkini

Lomba Lampu Colok Meriahkan Bulan Suci Ramadan. Peserta Akan Tampilkan Motif Berbeda

Lampu colok merupakan budaya dan tradisi Melayu setiap kali bulan suci Ramadan tiba khususnya pada 10 malam terakhir

Lomba Lampu Colok Meriahkan Bulan Suci Ramadan. Peserta Akan Tampilkan Motif Berbeda
Tribun Batam/Rachta Yahya
Festival Lampu Colok di Kundur Kabupaten Karimun 

TRIBUNBATAM.id, KARIMUN - Dinas Pariwisata, Seni dan Budaya Pemkab Karimun kembali menggelar lomba lampu colok dalam rangka memeriahkan bulan suci Ramadan.

Hingga Senin (27/5/2019), sebanyak 22 peserta di dua pulau yakni pulau Karimun dan pulau Kundur sudah menyatakan diri bersaing untuk menjadi yang terbaik.

"Alhamdulillah, hingga hari ini, sudah 22 peserta atau kelompok yang mendaftar. Jumlah ini terbilang banyak dibandingkan tahun kemarin. Mereka berasal dari dua wilayah yakni 10 di pulau Karimun dan 12 di pulau Kundur," kata Kepala Bidang Sejarah dan Cagar Budaya Disparsenibud Karimun, Azmizar Firtarti, Senin.

Lampu colok merupakan budaya dan tradisi Melayu setiap kali bulan suci Ramadan tiba khususnya pada 10 malam terakhir.

Lampu-lampu yang menyerupai obor terbuat dari kaleng bekas minuman ringan itu diletakkan di sepanjang pinggir jalan.

Terkadang lampu colok tersebut diberi motif menyerupai bangunan masjid atau tulisan kaligrafi sehingga menjadi sedap dipandang.

Untuk melestarikan tradisi dan budaya tersebut, Pemkab Karimun kemudian berinisiatif menggelar lomba lampu colok dengan hadiah cukup menggiurkan.

Selasa (28/5/2019) Opreasi Ketupat 2019 Dimulai, Kapolres Karimun Minta Polsek Pantau Sembako

Bikin Haru, Anak Kuli Batu Bata Juara MTQ International di Turki Ini Bikin Erdogan Berkaca Kaca

Putri Bungsu Ustaz Arifin Ilham Ini Masih Terus Menangis, Unggahan Ibundanya Sungguh Menyayat Hati

Juara 1 akan diganjar dengan hadiah uang sebesar Rp 10 juta plus piala tetap, juara 2 Rp 8 juta, juara 3 Rp 6 juta, peringkat 4 Rp 4 juta, peringkat 5 Rp 3 juta, peringkat 6 Rp 2 juta, selanjutnya peringkat 7,8,9 dan 10 masing-masing Rp 1 juta.

"Nilai hadiah uangnya masih sama dengan tahun kemarin," kata Azmizar Firtarti.

Untuk Dewan Juri, Azmizar Firtarti mengatakan ada 3 orang dari Kemenag, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Karimun dan LAM Tebing untuk di pulau Karimun.

Sementara untuk daerah pulau Kundur, Dewan Juri terdiri dari pihak Kecamatan Kundur, Kundur Barat
dan Kundur Utara.

"Yang nilai nanti mulai dari arsitektur bangunan yang bernuansa Islami, keindahan dan kemeriahan lampu colok serta partisipasi atau ramai-tidaknya warga yang datang melihat lampu colok," katanya.

Proses penilaian mulai dilakukan pada 27 Ramadan dan dibuka secara resmi langsung oleh Bupati Karimun, Dr H Aunur Rafiq di kecamatan Karimun. (yah)

Penulis: Rachta Yahya
Editor: Ucu Rahman
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved