Karimun Terkini

Narapidana Asal Malaysia Diusulkan Dapat Remisi. Ini Penjelasan Kepala Rutan Karimun

Dari kseluruhan warga binaan yang mendapatkan usulan remisi itu, sebanyak 173 diantaranya adalah orang pria dan 4 wanita

Narapidana Asal Malaysia Diusulkan Dapat Remisi. Ini Penjelasan Kepala Rutan Karimun
ilustrasi remisi 

TRIBUNBATAM.id, KARIMUN - Seorang WNA asal Malaysia yang tengah menjalani hukuman di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas II Tanjungbalai Karimun diusulkan mendapat potongan masa tahanan.

Warga Negara Malaysia tersebut diusulkan bersama 176 warga binaan lainnya oleh pihak Rutan Tanjungbalai Karimun kepada Kementerian Hukum dan HAM pada remisi hari besar keagaamaan raya Idul Fitri 1440 Hijriyah tahun 2019.

Dari kseluruhan warga binaan yang mendapatkan usulan remisi itu, sebanyak 173 diantaranya adalah orang pria dan 4 wanita. Sementara 169 diantaranya tahanan dewasa dan delapan anak-anak.

"Ada yang terjerat kasus narkotika, pencurian, kepabeaban, perlindungan anak, penipuan dan kasus kriminal lainnya," kata Kepala Rutan Kelas II Tanjungbalai Karimun Eri Erawan melalui Kasubsi Pelayanan Tahanan Novi Irwan, Senin (27/5/2019).

Novi menjelaskan Pemberian remisi kepada warga binaan itu sesuai Keputuhan Presiden (Kepres) Nomor 74 tahun 1999 tentang remisi.

Ibu Ini Terharu Didatangi Kapolres Karimun. AKBP Hengky Sebut Hidup Mereka Memprihatinkan

Heboh, Polisi Tangkap Pocong yang Resahkan Warga, Ternyata Inilah Penampakannya

Kas Daerah Pemkab Karimun Kosong, THR Honorer Terancam tak Cair. Bagaimana Nasib Piutang Proyek?

"Terdapat tiga kategori potongan masa tahanan yang diberikan, yaitu 15 hari, sebulan dan sebulan 15 Hari," terangnya.

Sementara syarat dan ketentuan bagi warga binaan yang mendapatkan usulan diantaranya adalah telah menjalani hukumannya dengan baik dan tidak melanggar aturan dalam rutan. Sedangkan ntuk waktu penahanannya minimal enam bulan.

"Remisi Khusus Hari Raya Idul Fitri ini diberikan kepada warga binaan yang muslim dan telah memenuhi persyaratan administratif dan substantif," tambah Novi.

Pengumuman remisi sendiri akan dilakukan pada saat hari Raya Idul Fitri. Jika dikabulkan maka sebanyak 78 oramg mendapatkan pemotongan tahanan selama 15 hari, satu bulan sebanyak 98 orang dan 1 bulan 15 hari 3 orang. (ayf)

Penulis: Elhadif Putra
Editor: Ucu Rahman
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved