MUDIK LEBARAN

Pemudik Batam Pilih Naik Kapal, Minta Harga Tiket Pesawat Turun dan Bagasi Berbayar Dihapus

Harga tiket pesawat dan kebijakan bagasi berbayar pada maskapai penerbangan ternyata masih berpengaruh kepada masyarakat, terutama di Batam

Pemudik Batam Pilih Naik Kapal, Minta Harga Tiket Pesawat Turun dan Bagasi Berbayar Dihapus
TRIBUNBATAM.id/ROMA ULY SIANTURI
Salah seorang petugas kepolisian di Batu Ampar mengutamakan ibu dan bayi masuk pelabuhan, Senin (27/5/2019). 

TRIBUNBATAM.id - Harga tiket pesawat dan kebijakan bagasi berbayar pada maskapai penerbangan ternyata masih berpengaruh kepada masyarakat, terutama di Batam.

Karena harga tiket pesawat mahal dan bagasi berbayar, maka warga memilih mudik menggunakan kapal.

Hal ini terbukti dari pengakuan sejumlah penumpang KM Kelud yang sedang menunggu masuk ke dalam pelabuhan.

Seorang Warga Batuaji, Safrida memilih mudik gratis dari Jiwasraya ketimbang mudik via pesawat.

Ia tampak keberatan denga adanya bagasi berbayar yang diterapkan oleh maskapai penerbangan

"Saya sih berharap bagasi berbayar maunya dihapus. Maunya kayak dulu lagi," sesal Safrida kepada Tribun, Senin (29/5/2019).

Tergiur Rp 10 Juta Melur Malah Rugi Rp 3 Juta, Warga Nongsa Batam Korban Penipuan Modus Telepon

Pemudik Tujuan Belawan Medan Berangkat Senin (27/5) Pagi Ini, Petugas Dahulukan Ibu Bawa Anak Balita

Tak hanya itu, Safrida juga berharap harga tiket pesawat juga dinormalkan kembali.

Menurutnya harga tiket Rp 100 hingga Rp 200 ribu tak berepngaruh ditengah perekonomian yang sulit.

"Turun seratus dua ratus gak pengaruh apalagi ekonomi Batam seret," sesalnya lagi

Diakuinya dirinya mudik ke Medan untuk lebaran bersama orangtua dari Jiwasraya. Berangkat bersama keluarga di Batam.

Halaman
12
Penulis: Roma Uly Sianturi
Editor: Agus Tri Harsanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved