Batam Terkini

Polisi Tembak Kaki Kiri Pelaku Jambret Istri Pejabat Kepri. Maizar Diduga Sempat Pertahankan Tas

Kuat dugaan, ada perlawanan dari Maizar terhadap pelaku jambret yang berhasil membawa kabur tas kulit milik korban berisikan dua ponsel

Polisi Tembak Kaki Kiri Pelaku Jambret Istri Pejabat Kepri. Maizar Diduga Sempat Pertahankan Tas
TRIBUNBATAM.id/ISTIMEWA
Pelaku jambret guru SMPN 3 Batam Sei Harapan Kota Batam, yang juga merupakan istri salah satu pejabat Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri, akhirnya berhasil ditangkap. 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Tak hanya begal, kasus jambret dengan menggunakan sepeda motor pun kembali meneror masyarakat Kota Batam.

Terbaru, istri seorang pejabat Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri pun harus menjadi korban sadisnya pelaku jambret.

Hal ini diketahui dari penjelasan Kasatreskrim Polresta Barelang, AKP Andri Kurniawan, Minggu (26/5/2019) pagi terkait aksi pelaku jambret.

Menurutnya, kejadian ini terjadi pada Kamis (23/5/2019) lalu, saat korban baru pulang dari SMPN 3 Sei Harapan Kota Batam, tempatnya bekerja.

Akibat peristiwa ini, korban yang bernama Maizar harus mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit Awal Bros Kota Batam, dengan cedera patah kaki yang dideritanya saat peristiwa terjadi.

Kuat dugaan, ada perlawanan dari Maizar terhadap pelaku jambret yang berhasil membawa kabur tas kulit milik korban berisikan dua ponsel, uang Rp 1,5 juta, beberapa kartu ATM, serta dokumen pribadi seperti KTP, SIM dan lainnya.

Peristiwa ini berlangsung tepat satu minggu setelah kasus begal yang menimpa Veronica Ira Trisusanti terjadi di sekitar jalan keluar Hotel Vista Kota Batam, Rabu (15/5/2019) lalu.

BREAKING NEWS. Pelaku Jambret Istri Pejabat Pemprov Kepri Ditangkap

Pohon Kurma Bisa Tumbuh Subur di Tanah Bintan. Ini Sosok Sarwito Pengusaha Pengembang Kurma di Kepri

Sebelum Bertemu Menteri Perhubungan, Gubernur Mendadak Cek Bongkar Muat di Pelabuhan Pelantar

Dikarenakan kasus begal, Veronica Ira Trisusanti atau Ira, harus meregang nyawa di RS. Awal Bros Kota Batam, akibat cedera di bagian kepala.

Hingga kini, kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Lubuk Baja Kota Batam.

"Masih dalam penyelidikan," ucap Kapolsek Lubuk Baja Kota Batam, Kompol Yunita Stevani saat ditemui di Mapolresta Barelang, Kamis (23/5/2019) siang.

Kepada TRIBUNBATAM.id, Yunita membantah pihaknya telah berhasil mengantongi identitas pelaku.

"Siapa yang bilang kami sudah kantongi? Masih dalam proses," tegasnya.

Sementara itu, suami Ira, Chiu, saat ditemui di Rumah Duka Batu Batam beberapa waktu lalu telah menyebutkan ciri-ciri fisik pelaku begal yang berusaha menodongnya dengan menggunakan pisau.

"Tinggi, dan agak gempal," terangnya. (dna)

Penulis: Dipa Nusantara
Editor: Ucu Rahman
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved