Pengunguman Kelulusan UN

Hasil UN Tingkat SMP di Karimun Diumumkan Rabu, Siswa Dilarang Datang ke Sekolah

Kadisdik mengatakan pada pengumuman besok itu, siswa tidak dibenarkan datang ke sekolah, melainkan hasil UN akan langsung diserahkan kepada orang

Hasil UN Tingkat SMP di Karimun Diumumkan Rabu, Siswa Dilarang Datang ke Sekolah
tribunbatam/aminnudin
Seorang siswi di SMAN 1 Toapaya memungut peralatan UN nya yang jatuh usai pulang sekolah 

TRIBUNBATAM.id, KARIMUN - Pengumuman hasil Ujian Nasional (UN) Sekolah Menengah Pertama (SMP) sederajat tahun 2019 di Kabupaten Karimun, Provinsi, Kepulauan Riau, diundur.

Jika sebelumnya direncanakan Selasa (28/5/2019) sore sekitar pukul 16.00 WIB, diundur ke Rabu (29/5/2019) sore besok sekitar pukul 16.00 WIB.

Harga Harga Huawei P30 Pro Disebut Jatuh Harga Hingga Rp 1,8 Juta

OTT KPK Hari Ini di NTB, Tangkap Penyidik Imigrasi Kasus Suap Izin Tinggal Warga Asing

Penundaan pengunguman UN Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Karimun, Kepri, Bakri Hasyim.

Namun Bakri tidak menjelaskan penyebab diundurnya pengumuman tersebut.

"Pengumuman hasil UN SMP diundur Rabu sore besok jam 4," kata Bakri Hasyim kepada tribunbatam.id, Selasa.

Bakri juga mengatakan, pada pengumuman besok itu, siswa tidak dibenarkan datang ke sekolah, melainkan hasil UN akan langsung diserahkan kepada orangtua siswa.

Jelang Lebaran Idul Fitri 1440H/2019, Harga Daging Ayam Ikut Naik, Sekilo Rp 42 Ribu

Sebar Meme Menghina Presiden di Facebook, 2 Guru Honorer Ini Ditangkap Polisi

 

"Kami serahkan ke orangtua langsung," ujar Bakri.

Hal itu kata Bakri untuk menghindarkan siswa melakukan konvoi kendaraan dan kebut-kebutan di jalan.

Siswa juga diminta untuk tidak melakukan kegiatan corat-coret baju seragam usai pengumuman hasil UN.

Sementara untuk hasil UN, Bakri mengatakan tidak ada siswa asal Kabupaten Karimun yang masuk 10 besar tingkat provinsi Kepri.

"Diborong Batam, sekolah swasta," ujarnya.

Bakri juga mengatakan, pihaknya tidak melakukan rekapitulasi peringkat tertinggi hasil UN SMP tingkat kabupaten.

Ia beralasan masalah ketiadaan waktu. Sebaliknya rekapitulasi dilakukan masing-masing sekolah.

(tribunbatam.id/rachta yahya)

Penulis: Rachta Yahya
Editor: Aminnudin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved