VIDEO - Penumpang Mudik Sepi, Bandara Hang Nadim Merugi 15 Persen, Target Terancam Tak Tercapai

Dampak menurunnya jumlah penumpang di Bandara Hang Nadim Internasional Batam belakangan ini, menyebabkan manajemen bandara mengalami kerugian.

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Dampak menurunnya jumlah penumpang di Bandara Hang Nadim Internasional Batam belakangan ini, menyebabkan manajemen bandara mengalami kerugian.

Direktur Badan Usaha Bandar Udara (Bubu) Hang Nadim Suwarso kepada Tribunbatam.id, Selasa (28/5/2019) menjelaskan,  setidaknya kerugian mencapai 15 persen. 

"Saya sebutnya tidak mencapai target. Ya,  ada sekitar 15 persen tidak mencapai. Target pendapatan bandara tahun 2019 sampai saat ini tidak sampai lima puluh persen," beber Suwarso. 

Suwarso merincikan,  tahun 2018 lalu target pendapatan Hang Nadim sebesar Rp 220 miliar per tahun. Tercapai Rp 252 miliar alias melebih target. Tahun 2019 ini,  Hang Nadim menargetkan pendapatan Rp280 miliar.

"Ini sudah mau pertengahan tahun, 50 persen pun belum sampai. Mudah-mudahan sisa 2019 bisa menutupi sisa target yang belum tercapai," kata Suwarso.

Diakui Suwarso, dampak ini merupakan dampak harga tiket yang meroket dan bagasi pesawat berbayar.

Sehingga, orang memilih opsi penyebrangan melalui kapal laut. 

Melihat kondisi saat ini, Suwarso meminta pemerintah pusat, untuk mengkaji ulang Keputusan Menhub Nomor KM106 tahun 2019 tanggal 19 Mei 2019 tentang tarif Batas dan Bawah Pesawat Udara Kelas Ekonomi.

"Kalau tidak,  sulit mempertahankan kondisi sekarang. Kami berharap ada solusi," kata Suwarso. (tribunbatam/leo halawa) 

Penulis: Leo Halawa
Editor: Madi Dwi Nando
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved