Imbas Perang Dagang AS vs China, Amerika Pantau Mata Uang Malaysia, Singapura, dan Vietnam

Perang dagang China vs AS dinyalir merembet ke Asean, AS pantau mata uang Malaysia, Singapura, dan Vietnam.

Imbas Perang Dagang AS vs China, Amerika Pantau Mata Uang Malaysia, Singapura, dan Vietnam
www.themalaysiantimes.com.my
Ilustrasi uang ringgit Malaysia 

TRIBUNBATAM.id - Perang dagang China vs AS dinyalir merembet ke Asean, AS pantau mata uang Malaysia, Singapura, dan Vietnam.

Amerika Serikat (AS) memasukkan mata uang Malaysia, Singapura, dan Vietnam ke dalam daftar mata uang yang dipantaunya.

Sebab, ketiga mata uang tersebut diduga melakukan praktik yang tidak adil.

Singkatnya, pemerintah AS menduga ketiga mata uang tersebut dimanipulasi oleh otoritas setempat.

Harga Huawei P30 Pro Dikabarkan Turun 90 Persen Imbas Perang Dagang, Cek Harganya di Batam

Efek Perang Dagang China vs Amerika Serikat, BI Rate Diprediksi Bakal Naik

Selain itu, pemerintah AS juga mengategorikan mata uang 9 negara, termasuk China, Jepang, Jerman, dan Korea Selatan ke dalam daftar yang memerlukan perhatian khusus.

Namun demikian, seperti dilansir dari South China Morning Post, Kamis (30/5/2019), tidak ada satupun dari 9 negara tersebut yang dianggap manipulator mata uang.

Beberapa pihak mempertanyakan langkah yang dilakukan AS tersebut.

Ada pandangan yang menyebut bahwa langkah ini terkait dekatnya hubungan perdagangan negara-negara tersebut dengan China.

"Ini menentang logika. Di Singapura, kami memutar mata (keheranan)," kata Song Seng Wun, ekonom di CIMB Private Banking.

Departemen Keuangan AS menerbitkan daftar monitor manipulasi mata uang dua kali dalma setahun.

Halaman
12
Editor: Agus Tri Harsanto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved