Ini Tanggapan Pihak ANTV Terkait Permintaan Pemberhentian Tayang Pesbukers ANTV oleh MUI

MUI menyoroti 7 hal yang dianggap menjadi permasalahan utama dari dua acara program Pesbukers

Ini Tanggapan Pihak ANTV Terkait Permintaan Pemberhentian Tayang Pesbukers ANTV oleh MUI
Youtube ANTVklik
Sahurnya Pesbukers ANTV 24 Mei 2019 dengan tema Gotik dan Gurmeet CLBK, Begini Reaksi Shashank! 

Program yang tayang di stasiun televisi ANTV itu dinilai meresahkan karena berisi konten-konten yang tidak sesuai atau melenceng dari tema bulan suci Ramadhan.

Berdasarkan keterangan pers yang dilansir Kompas.com, MUI menyoroti 7 hal di Pesbuker yang dianggap menjadi permasalahan utama dari dua acara televisi tersebut.

VIDEO - Klarifikasi Pedagang Seafood yang Viral : Bumbu Kami Kualitas Super, Jadi Wajar Menu Mahal

Alin Sukendra Remuk, Suaminya yang Oknum TNI Bermesraan dengan Selingkuhan di Mobil Miliknya

 

Diantaranya pemain Fesbukers Raffi Ahmad Peluk Zaskia Gotik hingga Dialog Tidak Pantas

Manager Corporate Communication ANTV, Ichwan, mengatakan pihaknya belum bisa menanggapi secara lengkap protes yang dilayangkan Majelis Ulama Indonesia ( MUI) agar program " Sahurnya Pesbukers" dan "Peskubers Ramadhan"dihentikan.

Ichwan berujar bahwa pihaknya sampai saat ini belum menerima secara langsung rilis yang dilayangkan oleh MUI.

"Kami belum bisa komentar apa-apa. Karena secara resmi kami belum terima karena masih di media, ya," kata Ichwan Murni saat dihubungi Kompas.com, Rabu (29/5/2019).

Agus Rahardjo Sudah Berat Hati Pimpin KPK Lagi, Alasannya Sungguh Mengejutkan

VIDEO - Khawatir Stok Beras Habis di Karimun Saat Lebaran, Bupati Datangi Gudang Beras, Ini Hasilnya

Sebelumnya diberitakan MUI menganggap ANTV tidak pernah memperbaiki kualitas konten acara setelah beberapa kali mendapatkan teguran dari MUI.

Kali ini, MUI menilai ada beberapa poin yang dipermasalahkan oleh MUI.

Poin tersebut adalah memeluk dan mencium, hinaan fisik, tarian yang mengumbar tubuh, dialog dan adegan tidak pantas, lawakan saling menghina, busana kurang pantas, dan bahasa bernuansa sensual.

Ichwan menambahkan bahwa pihaknya sudah mengetahui lewat pemberitaan. Namun, lagi-lagi mereka harus menerima surat tersebut secara resmi dari MUI.

Halaman
1234
Editor: Aminnudin
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved