Kelakuan Pemain Timnas U18 Korea Selatan Dikecam Usai Juara Panda Cup 2019, China Murka
Kelakuan tidak senonohpemain Timnas U-18 Korea Selatan menjuarai Panda Cup 2019 membuat marah pemerintah China dan membatalkan gelar juara
TRIBUNBATAM.id - Keberhasilan timnas U-18 Korea Selatan menjuarai Panda Cup 2019 harus tercoreng oleh aksi tak senonoh pemainnya saat melakukan perayaan.
Timnas U-18 Korea Selatan berhasil keluar sebagai juara Panda Cup 2019 usai mengalahkan China 3-0 di final.
Sayangnya, gelar juara timnas U-18 Korea Selatan harus dicabut Federasi Sepakbola China karena selebarasi yang tidak sepantasnya.
Memenangi Panda Cup 2019, pemain timnas U-18 Korea Selatan Park Kyuhyun merayakan dengan menginjak trofi juara.
Park Kyuhyun terlihat menginjak trofi Panda Cup 2019 dengan dikelilingi para pemain yang lain.
Tindakan ini menjadi mendapat banyak kecaman terutama dari netizen di media sosial China.
• Video Cuplikan Gol dan Highlight Norwegia Menang 12-0 vs Honduras, Erling Haland Cetak 9 Gol
• Video Cuplikan Gol dan Highlight Pertandingan Persebaya vs PSIS Semarang yang Berakhir Imbang 1-1
• Jadwal MotoGP Italia, Hari Ini Free Practice (FP1 & FP2) di Sirkuit Mugello, Minggu Live Trans7
• SEDANG BERLANGSUNG Live Streaming Final NBA Toronto Raptors vs Golden State Warriors, Lihat di SINI
Sayangnya, permintaan maaf tersebut tidak cukup membuat asosiasi sepak bola China puas yang kemudian mengam il gelar juara dari Korea Selatan.
Ini karena beberapa dari media China juga mengabarkan bahwa pemain Korea Selatan juga berpura-pura kencing pada tropi Panda Cup.
"Dengan ramainya media Chinda dan mengatakan bahwa beberapa pemain Korea juga berpura-pura kencing pada trofi, asosiasi sepak bola China memastikan permintaan maaf tidak cukup," laporan dari AFP dilansir BolaStylo dari Fox Sport Asia.
Panita penyelenggara Panda Cup 2019 pun memutuskan untuk kembali mengambil trofi kemenangan timnas Korea Selatan.
Selain itu, asosiasi sepak bola China juga memutuskan tidak akan mengundang Korea Selatan pada gelaran tahun depan.
"Tim dan pemain yang melanggar etika dan semangat olaharaga tidak akan diperbolehkan untuk berpartisipasi," kata asosiasi sepak bola China.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/postingan-akun-twitter-bbc-terkait-pemain-timnas-u18-korea-selatan.jpg)