TANJUNGPINANG TERKINI

TKI Ilegal yang Hendak Mudik Lebaran Terciduk Bawa 'Oleh Oleh' Sabu Dari Malaysia

Perlu diwaspadai penyelundupan obat terlarang. Sebagai daerah perbatasan antar negara, Kepri cukup rawan disusupi

TKI Ilegal yang Hendak Mudik Lebaran Terciduk Bawa 'Oleh Oleh' Sabu Dari Malaysia
Tribun Batam/Wahib Waffa
Press Konpress 

TRIBUNBATAM.id.TANJUNGPINANG - Danlantamal IV Tanjungpinang Laksmana Arsyad Abdullah menyampaikan,  jelang lebaran Idul Fitri 2019, kejahatan di laut akan meningkat. Maka itu, perairan perbatasan harus dijaga ketat.

Yang perlu diwaspadai saat ini kejahatan dalam bentuk penyelundupan barang terlarang obat terlarang. Sebagai daerah perbatasan, narkoba salah satu yang paling diantisipasi.

TKI yang Ditangkap Tim F1QR IV Tanjungpinang Akui Dapat Order Bawa Sabu Dari Malaysia ke Aceh

Tim F1QR Jatanras Lantamal lV Tanjungpinang Bongkar Penyelundupan Narkoba Saat Amankan Kapal TKI

Laksamana Arsyad Abdullah menegaskan akan terus berpatroli selama musim lebaran.

"Menjelang lebaran memang berpotensi terjadinya kejahatan laut. Dalam hal ini terhadap narkoba. Hari ini, kita berhasil mengamankan pelaku dan akan melakukan pengembangan lebih lanjut," kataArsyad Abdullah, jumat (31/5/2019).

Delapan Bantuan Armada Kapal Siaga di Pelabuhan Punggur, Pemudik Jangan Takut Tak Dapat Kapal

GEMPA HARI INI - Gempa 5.1 SR Guncang Wilayah Sumbawa NTB, Jumat 13.37 WIB, Berikut Info BMKG

Tangkap TKI Bawa Sabu ke Indonesia

Kamis (30/5/2019), Tim F1QR unit 1 Jatanras Lantamal lV Tanjungpinang, Kepulauan Riau meringkus satu TKI ilegal karena membawa barang narkoba jenis sabu dari Johor, Malaysia.

TKI tersebut bernama Usman. Ia satu dari 55 TKI ilegal yang diamankan Tim F1QR unit 1 Jatanras Lantamal lV Tanjungpinang dari 3 boat pancung yang menyeberang secara gelap dari Johor, Malaysia ke Ibdonesia.

Tiga boatb pancung diamankan pukul 24.00 WIB, di Pantai Batu Merah, Kecamatan Batu Ampar, Kota Batam, Kepri dengan Koordinat 01° 11'  378" LU 104° 00' 444" BT.

Penangkapan kapal angkut penyelundup TKI dipimpin Mayor laut Rudi Amirudin.

Usman ketahuan bawa sabu setelah anggota F1QR  mencurigai gerak geriknya. 

Tim lantas memeriksa Usman dengan meminta sandalnya dilepas. Anggota melihat ada sesuatu yang aneh dengan sandal yang yang dipakai Usman. Dengan gelagapan, Usman menurut. Terkukalah sabu di bawa alas sandal. Sabu dibungkus lakban hitam.

"Lakban dibuka, terlihat di dalamnya sebuah kemasan plastik bening, isinya bentuk sabu kristal putih sehingga dilaksanakan interogasi dan diakui yang bersangkutan bahwa barang yang dikemas dengan lakban hitam tersebut adalah narkoba jenis sabu metamfetamin yang dibawanya dari Johor Malaysia," ujar Danlantamal IV Tanjungpinang, Laksma Arsyad Abdullah Jumat (31/5).

Belum diketahui, apakah Usman betul TKI yang memang  berkerja di Malaysia atau jangan jangan cuma modus  sebagai TKI untuk menyelundupkan sabu ke Indonesia.

"Itu kita masih selidiki dan dalami. Apakah memang dia TKI atau sengaja bawa penyelundup Sabu," tambahnya.

Dari hasil interograsi pihak Lantamal lV pelaku hendak membawa barang menuju ke Aceh. Pelaku mengakui sebagai kurir atau hanya diperintahkan untuk membawa barang menuju ke Aceh. Berapa kali menjalankan aksinya juga masih perlu didalami. (***)

Penulis:
Editor: Aminnudin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved