VIDEO - Nyawa Jadi Taruhan,Anggota PPK dan KPPS Dikasih Rp 200 Ribu, Mereka Datangi Kantor KPU Batam

Nyawa anggota PPK dan KPPS tingkat kecamatan jadi taruhan selama rapat pleno penghitungan suara Pemilu 2019.

TRIBUNBATAM.id,BATAM - Nyawa anggota PPK dan KPPS tingkat kecamatan jadi taruhan selama rapat pleno penghitungan suara Pemilu 2019.

Namun, KPU Kota Batam hanya memberikan Rp 200 ribu kepada setiap anggota PPK dan KPPS untuk anggaran akomodasi dan transport selama rapat pleno.

Hal itu membuat seluruh anggota PPK Kota Batam, Jumat (31/5/2019) mendatangi Kantor KPU Kota Batam, di Sekupang Provinsi Kepri.

Mereka mempertanyakan kebijakan KPU kota Batam tersebut.

"Ini sudah tidak manusiawi, masa selama rapat pleno di tingkat kecamatan kita hanya diberikan uang transportasi dan akomodasi sebesar Rp 200 ribu," kata Herman Ketua PPK Kecamatan Sagulung, Jumat (31/5/2019).

Dia menyayangkan kebijakan KPU tersebut. Kebijakan itu dinilai sudah melanggar aturan yang ada.

"Untuk petugas tingkat TPS saja mereka mendapatkan Rp 150.000 per hari. Ini kita PPK yang melaksanakan pleno lebih dari 14 hari, karena banyaknya TPS yang harus kita hitung, namun hanya dihargai Rp 200 ribu," kata Herman.

Dia juga mengatakan selama rapat pleno tingkat kecamatan Sekretariat KPU dari Aparatur Sipil Negara (ASN) melakukan monitoring ke setiap PPK.

"Mereka lihat cara kerja kita," kata Herman.

Menurut Herman, hal yang paling menyakitkan lagi adalah petugas Sekretariat KPU yang mereka konfirmasi mengatakan uang tersebut sudah sesuai dengan hasil rapat.

"Ini yang kita sesalkan sekretariat rapat dengan siapa, karena selama pleno semua PPK sibuk. Kalau kita tahu seperti ini kita pun tidak akan mau mengerjakannya," ujarHerman.

Saat ini petugas PPK dari Kecamatan Sagulung sudah berada di Kantor KPU Batam.

"Kita sudah di lokasi, nanti seluruh petugas PPK dari semua kecamatan akan datang, kalau tidak ada kejelasan, kita akan lakukan unjuk rasa secara besar-besaran,"kata Herman.(tribunbatam.id/Ian Sitanggang)

Penulis: Ian Pertanian
Editor: Madi Dwi Nando
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved