Beredar Kabar Ani Yudhoyono Meninggal, Ini Jawaban Demokrat: Hoaks

Ketua Divisi Komunikasi Publik Partai Demokrat Imelda Sari membantah Ani Yudhoyono, istri Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY),

Beredar Kabar Ani Yudhoyono Meninggal, Ini Jawaban Demokrat: Hoaks
Kompas.com
Ani Yudhoyono didampingi oleh Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono saat keluar dari ruang perawatan di National Universtiy Hospital, Singapura, Kamis (16/5/2019).(ANUNG ANINDITO) 

TRIBUNBATAM.id - Publik sempat dikejutkan dengan informasi seputar meninggalnya Ani Yudhoyono, Jumat (31/5/2019).

Berbagai pertanyaan mendadak muncul untuk mencari tahu kebenaran informasi tersebut. 

Ketua Divisi Komunikasi Publik Partai Demokrat Imelda Sari membantah Ani Yudhoyono, istri Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), meninggal dunia.

Hal itu disampaikan Imelda menanggapi hoaks yang beredar soal meninggal dunianya Ani Yudhoyono.

Live Streaming Final Liga Champions Tottenham vs Liverpool, Ini Link-nya, Ini Prediksi Pemainnya

Syahrini Dapat Untung Miliaran Rupiah dari Jual Mukena, Uangnya untuk Hadiah Lebaran Anak Yatim

Setelah Rumah Ayu Ting Ting Diteror, Mbah Mijan Katakan Hal yang Mengejutkan, Apa Itu?

Google Doodle Hari Ini, Peringatan Hari Anak Internasional Setiap 1 Juni, Ini Sejarah Childrens Day

"Terkait informasi yang beredar dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Tidak benar kalau Ibu Ani sudah wafat saat ini. Itu Hoaks. Ibu Ani masih terus berjuang melawan kanker darah di ruang perawatan ICU," papar Imelda dalam keterangan tertulis, Jumat (31/5/2019).

"Mohon doa yang tulus untuk Ibu Ani. Terima kasih atas doa dan atensi seluruh masyarakat Indonesia," lanjut Imelda.

Kondisi terakhir kesehatan Ani Yudhoyono mengalami penurunan. Maka dari itu, istri Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tersebut harus dirawat di ruang Intensive Care Unit ( ICU) National University Hospital (NUH) Singapura.

"Pada hari Rabu (29/05/2019), Ibu Ani Yudhoyono harus dirawat secara intensif di ruang Intensive Care Unit (ICU), di NUH Singapura. Tindakan itu diambil sebagai respons cepat terhadap kondisi penurunan kesehatan Ibu Ani yang masih belum stabil," ujar Agus Harimurti Yudhoyono, putra pertama SBY dalam pernyataan tertulis yang diterima Kompas.com, Kamis (30/5/2019).

Agus menuturkan sang ibunda memerlukan penanganan ekstra.

Saat ini keluarga besar Yudhoyono sedang berkonsentrasi pada upaya pemulihan kembali kondisi kesehatan Ani Yudhoyono.

"Selain Bapak SBY, saat ini saya, Annisa, Ibas, Aliya dan cucu-cucu juga berada di Singapura, mendampingi Ibu Ani dalam proses penyembuhan ini," ucap Komandan Satuan Tugas Bersama Demokrat itu.

Selama tiga bulan terakhir, Ani Yudhoyono harus menjalani perawatan di ruang karantina khusus untuk menghindari terjadinya infeksi virus dan bakteri yang berpotensi mengganggu proses pengobatan yang sedang dilakukan.

Ani diketahui divonis mengidap kanker darah. Kanker darah merupakan jenis kanker yang memengaruhi produksi dan fungsi sel darah.

Artinya, jika seseorang mengidap penyakit ini, produksi atau fungsi sel darah pada tubuhnya tidak normal.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Demokrat: Ani Yudhoyono Meninggal Hoaks"

Editor: Thom Limahekin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved