Mahfud MD Sebut Tiga Tokoh Lain juga Jadi Target Pembunuhan, Mengapa Nama Mereka Tak Dirilis Polisi?

Mahfud MD tiba-tiba menyebutkan ada tokoh lain yang juga menjadi target pembunuhan dalam aksi kerusuhan 22 Mei lalu.

Mahfud MD Sebut Tiga Tokoh Lain juga Jadi Target Pembunuhan, Mengapa Nama Mereka Tak Dirilis Polisi?
TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR
Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Mahfud MD saat menghadiri diskusi bertajuk Saresehan Kebangsaan, di Four Points Hotel, Medan, Sumatera Utara, Sabtu (9/2/2019). 

TRIBUNBATAM.id - Mahfud MD tiba-tiba menyebutkan ada tokoh lain yang juga menjadi target pembunuhan dalam aksi kerusuhan 22 Mei lalu.

Mahfud MD menegaskan lagi, selain Wiranto, Luhut Binsar Pandjaitan, Budi Gunawan dan Gories Mere sebagaimana sudah disampaikan pihak kepolisian, ada tiga tokoh lagi yang diincar oleh pelaku yang tidak muncul dalam berita acara.

Dilansir oleh TribunWow.com, hal tersebut disampaikan Mahfud MD melalui sambungan telepon dalam acara iNews Sore, Sabtu (1/6/2019).

 

Mulanya Mahfud MD mengatakan, keempat tokoh nasional yang ditargetkan akan dibunuh sudah dikabarkan sebelumnya.

Namun, ada tiga tokoh lagi yang diincar oleh pelaku yang tidak muncul dalam berita acara.

Ani Yudhoyono Tak Sadarkan Diri, JanganTelat Menyadari, Ini Fase Tak Kasat Mata Penderita Leukimia

Breaking News! Ani Yudhoyono Tidak Sadar Lagi, Elite Demokrat Minta Doa untuk Kesehatannya

Prabowo Subianto dan Luhur Binsar Panjaitan Ternyata Sering Saling Curhat, Bahkan Sampai ke Hal Ini

Syahrini Dapat Untung Miliaran Rupiah dari Jual Mukena, Uangnya untuk Hadiah Lebaran Anak Yatim

"Ada empat orang yang disebut di dalam berita acara, para orang yang diperiksa itu, empat orang itu targetnya, dengan perintah tertentu dari orang-orang tertentu," jelas Mahfud MD.

"Tetapi masih ada tiga lagi sebenarnya dari yang disebutkan itu tetapi tidak muncul di berita acara," sambungnya.

Mahfud MD menjelaskan bahwa ketiga tokoh tersebut muncul dan diduga menjadi target pembunuhan melalui pesan singkat WhatsApp (WA) hingga rekaman.

"Melainkan muncul dari WA-WA di antara mereka, yang ini masih didalami lagi, WA, telepon, rekaman itu kan ada berbicara tanggal sekian si A dengan si B memerintahkan ini, menyuruh ambilkan senjata di sini itu ada lagi," jelas Mahfud MD.

Dia menyatakan, sebelumnya kepolisian tidak menyampaikan ketiga tokoh lainnya lantaran kepolisian harus bertindak hati-hati dalam menyampaikan keterangannya.

Halaman
1234
Editor: Thom Limahekin
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved