Cara Gubernur Sumut Edy Rahmayadi Menolak parcel. Tempelkan Spanduk di Gerbang Rumah Dinas

Di seluruh gerbangnya ditempel pamflet berukuran cukup besar dan menyolok berupa imbauan kepada masyarakat atau pejabat untuk tidak mengirimkan parcel

Cara Gubernur Sumut Edy Rahmayadi Menolak parcel. Tempelkan Spanduk di Gerbang Rumah Dinas
Tribun Medan
Cara Gubernur Sumut Edy Rahmayadi menolak parcel 

Larang Pakai Mobil Dinas

Sebelumnya, Gubernur Edy Rahmayadi juga melarang ASN mudik menggunakan mobil dinas.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Sumatera Utara, Abdullah Khair Harahap mengatakan, apartur sipil negara atau ASN tidak boleh memakai mobil dinas untuk mudik saat lebaran.

"ASN tidak boleh memakai mobil dinas untuk dibawakan mudik," katanya.

Abdullah Khair Harahap mengatakan, larangan ini sudah mendapatkan perintah dari KPK dan Gubernur untuk segera mengimbau kepada seluruh ASN yang mendapatkan pemakaian mobil dinas.

"Mobil dinas tidak boleh dipakai untuk mudik itu perintah dari KPK," jelasnya.

"Jika melanggar, sanksinya sesuai dengan yang diatur oleh Menpan. Ada juga nanti personel yang mengawasinya," katanya.

Pastinya, untuk mengelabui personel yang melakukan pengawasan, sejumlah pegawai dan pejabat diduga mengganti nomor plat kendaraan ketika bepergian.

"Kita masih menunggu keputusan dari gubernur lah, kalau memang sudah diperintahkan kita akan awasi," jelasnya.

Tidak hanya soal edaran larangan penggunaan mobil dinas, Pemprov Sumut juga menerbitkn imbauan terkait pelarangan menerima hadiah atau gratifikasi.

Halaman
123
Editor: Alfian Zainal
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved