BATAM TERKINI

ABK dan Nahkoda Kapal Angkutan Mudik di Batam Kedapatan Memakai Narkoba, Terungkap Saat Tes Urine

Andap Budhi ReviantoIa mengingatkan pemilik usaha kapal penyeberangan, nakhoda-ABK, dan pemangku jasa transportasi laut, darat dan udara untuk tidak

ABK dan Nahkoda Kapal Angkutan Mudik di Batam Kedapatan Memakai Narkoba, Terungkap Saat Tes Urine
TRIBUNBATAM.id/ISTIMEWA
Kapolda Kepri Irjen Pol Andap Budhi Revianto konfrensi pers ahkir tahun Polda Kepri yang bertempat di gedung lancang kuning Polda Kepri, Senin (31/12/2018). 

TRIBUNBATAM.id,  BATAM - Kapolda Kepri Irjen Pol Andap Budhi Revianto menghimbau agar semua pihak menjaga Kamtibmas di Kepri selama lebaran Idul Fitri 1440 Hijriah.

Pernyataan Irjen Pol Andap Budhi Revianto diungkapkan menyusul adanya insiden nakhoda dan ABK Ferri SB Cahyadi 168 positif narkoba.

"Coba bayangkan itu. Hendak bawa ratusan penumpang dengan kondisi itu. Kan berbahaya sekali. Jadi kami minta,  hal-hal ini jangan terulang lagi," kata Andap,  Selasa (4/6). 

Akui Pernah Jadi Gay, Ucapan Duterte Jadi Kontroversial dan Menuai Kemarahan

Ada Bom Bunuh Diri di Pospam Kartasura, Kapolda Kepri Ingatkan Anggotanya Waspada

Andap Budhi ReviantoIa mengingatkan pemilik usaha kapal penyeberangan, nakhoda-ABK, dan pemangku jasa transportasi laut,  darat dan udara untuk tidak coba coba mendekati narkoba.

Menurut Andap Budhi Revianto, pengaruh narkoba terhadap keselamatan pelayaran rawan.

"Jadi, jangan terjadi lagi. Kedapatan kami tindak tegas. Tak ada kompromi soal itu," katanya.

Nissa Sabyan Kolaborasi Bareng Siti Nurhaliza, Rilis Lagu Religi Ikhlas, Ini Pesan dalam Lagunya

Update Info Prakiraan Cuaca H-1 Mudik Lebaran, Selasa 4 Juni 2019 di 33 Kota Besar Indonesia

Diketahui, dua ABK Ferri SB Cahyadi 168 milik PT Guntung Idaman Nusa (GIN) diamankan Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polresta Barelang, Provinsi Riau, Minggu kemaren.

Mereka ditangkap karena positif mengonsumsi narkoba jenis sabu-sabu sebelum membawa ratusan penumpang yang akan mudik Lebaran ke sejumlah pulau di Provinsi Riau.

Kasat Resnarkoba Polresta Barelang AKP Abdul Rahman mengatakan, sampai saat ini keduanya masih menjalani pemeriksaan untuk mengetahui dari mana sabu-sabu tersebut didapatkan. Setelah itu keduanya akan dikirim ke BNNK (Badan Narkotika Nasional Kabupaten) Batam untuk diteruskan ke pusat rehabilitasi di Nongsa, Batam.

"Keduanya akan di rehabilitasi di rumah rehabilitasi BNNP Kepri," kata Rahman sebelumnya kepada wartawan.

Kasus itu terungkap saat pihaknya melakukan tes urine terhadap sejumlah awak kapal ferri yang ada di Terminal Domestik Sekupang.

Setelah dua awak kapal itu ditangkap, Kapal Ferri SB Cahyadi 168 sempat tidak boleh berangkatkan. Namun setelah dilakukan pergantian awak, ferri tersebut bisa melanjutkan perjalanan.

"Ini dilakukan untuk mengantisipasi (mencegah) agar tidak terjadi kecelakaan yang disebabkan nahkoda maupun ABK yang dipengaruhi narkotika. Sehingga, arus mudik menjelang Idul Fitri 1440 Hijriah ini berlangsung lancar dan aman terkendali," kata Rahman.

Hal ini pun lagi-lagi diperintahkan kapolda,  untuk tidak terulang kembali. Dan kedua orang yakni Dua orang anak buah kapal (ABK) Ferri SB Cahyadi 168 milik PT Guntung Idaman Nusa (GIN), yaitu Abdul Latif sebagai kapten dan Andi Istatal sebagai mekanik untuk ditindak sesuai hukum yang berlaku. Sebab kata dia,  sangat membahayakan penumpang.

(tribunbatam/leo Halawa)

Penulis: Leo Halawa
Editor: Aminnudin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved