Beusaha Lerai Tawuran, Anggota Polisi Malah Dikeroyok Warga

Anggota Polres Sibolga, Sumatera Utara, Aipda Maman S Lubis, dianiaya sejumlah warga saat hendak melerai tawuran.

Beusaha Lerai Tawuran, Anggota Polisi Malah Dikeroyok Warga
shutterstock
Ilustrasi tawuran 

TRIBUNBATAM.ID, SIBOLGA - Anggota Polres Sibolga, Sumatera Utara, Aipda Maman S Lubis, dianiaya sejumlah warga saat hendak melerai tawuran.

Maman saat itu berupaya melerai dua kelompok massa yang terlibat tawuran di Jalan Tenggiri, Kelurahan Pancuran Gerobak, Sibolga.

Berdasarkan hasil penyelidikan, pelaku penganiayaan terhadap Aipda Maman berjumlah tiga orang. Satu di antara pelaku sudah ditangkap polisi.

 

Ia mendapatkan informasi ada dua kelompok warga yang sudah menyiapkan diri untuk tawuran.

Maman pun datang ke lokasi, tepatnya di Jalan Santeong dan Jalan Tenggiri, Sibolga.

Di Jalan Santeong, Maman menemukan kelompok pemuda yang akan tawuran dan langsung meminta mereka untuk membubarkan diri.

Upaya tersebut membuahkan hasil. Massa membubarkan diri tanpa adanya perlawanan.

 

Namun, berbeda dengan massa yang berada di Jalan Tenggiri.

Di lokasi itu, Maman harus terlibat kejar-kejaran dengan kelompok pemuda yang akan tawuran.

Seorang pemuda bahkan sempat protes dan menanyakan alasan Maman mengejar warga.

“Saat itu Maman menjawab, 'kalau terjadi tawuran apa kamu mau tanggung jawab?' Diduga pemuda itu tersinggung dengan jawaban Maman, dan akhirnya memukul bagian wajah dan leher Maman dengan tangan kosong. Kasus ini kemudian dilaporkan ke polisi,” terang Sormin.

 

Halaman
12
Editor: Alfian Zainal
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved