BATAM TERKINI

Pasca Lebaran Disperindag Siapkan Tim Awasi Stabilitas Harga Barang Kebutuhan Pokok

"Kami bergilir setiap pasar kita turun ke lapangan pasca lebaran. Saya jamin harga kembali normal lagi. Termasuk stok LPG, dan lain sebagainya," katan

Pasca Lebaran Disperindag Siapkan Tim Awasi Stabilitas Harga Barang Kebutuhan Pokok
TRIBUN BATAM/ARGIANTO DA NUGROHO
Pedagang menata barang dagangannya di Pasar Aviari, Batuaj. Satu hari menjelang hari raya Idul Fitri 1440 Hijiriah harga kebutuhan pokok seperti cabai mengalami kenaikan 
TRIBUNBATAM.id, BATAM - Menanggapi harga cabai merah yang melonjak tinggi hingga Rp 140 ribu perkilogram, Kepala Dinas Perindutrian dan Perdagangan Kota Batam, Gustian Riau mengaku timnya sudah turun mengecek penyebab kenaikan harga tersebut. 
Kenaikan itu memang dilakukan setiap tahunnya menjelang lebaran.
"Lima hari sebelum lebaran mereka sudah naikkan. Dua hari yang lalu kami ambil sikap mengimbau pedagang agar tidak mengulangi menaikkan harga setinggi mungkin. Jangan memanfaatkan momen Idul Fitri ini," tegas Gustian di Dataran Madani seusai memberangkatkan peserta pawai takbir, Selasa (4/6/2019).
Gustian membantah stok dari distributor tidak mencukupi kebutuhan konsumen. Semua barang kebutuhan pokok (bapok) sudah terpenuhi.
"Kita sudah buat surat ke agar tidak memainkan harga ini setiap tahunnya," tuturnya.
Sementara itu, untuk menyikapi stabilitas harga bapok di pasar pasca lebaran, Disperindag Kota Batam telah membuat tim dan sudah membagi tugasnya masing-masing untuk mengawasi di sejumlah pasar.
"Kami bergilir setiap pasar kita turun ke lapangan pasca lebaran. Saya jamin harga kembali normal lagi. Termasuk stok LPG, dan lain sebagainya," katanya.
Sebelumnya H-1 jelang Hari Raya Idul Fitri 1440 H terlihat sejumlah barang kebutuhan pokok mengalami kenaikan harga kembali. Hal ini terlihat di Pasar Tradisional Mega Legenda Batam Center.
Salah seorang Pedagang di Pasar Mega legenda, Rahman mengakui menjual harga cabai Rp 140 ribu perkilogram hari ini. Padahal semalam, Senin (3/6/2019) dirinya masih menjual dengan harga Rp 85 ribu perkilogram.
"Memang dari distributornya udah tinggi kak. Jadi saya mau ambil berapa lagi. Alhamdulilahlah stoknya masih ada. Kalau tak ada gimana pula lagi," ujar Rahman sembari melayani pembeli di dagangannya kepada Tribunbatam.id, Selasa (4/6/2019).
Hal serupa terjadi di Toko AR Pasaman, Aryo. Dirinya menjual cabai merah dengan harga Rp 110 ribu perkilogram. Padahal Senin (3/6/2018) masih menjual Rp 80 ribu perkilogramnya. 
Tak hanya cabai merah, cabai rawit juga mengalami kenaikan harga. Cabai rawit dibanderol dengan harga Rp 50 ribu perkilogramnya.
Padahal biasanya Rp 35 ribu perkilogram. Cabai hijau biasanya dijual dengan harga Rp 20 ribu perkilogramnya. Saat ini cabai hijau dijual dengan harga Rp 50 ribu perkilogramnya.
"Cabai merah naik Rp 35 ribu. Semalam saya masih jual Rp 80 ribu. Masih murah itu kak. Tadi pagi saya ke Pasar Jodoh Rp 150 ribu perkilogramnya. Per ons mereka jual Rp 15 ribu," ujar Aryo.
Komoditas bawang juga mengalami kenaikan harga di H-1 jelang lebaran ini. Bawang merah dijual dengan harga Rp 30 ribu perkilogram, biasanya dijual dengan harga Rp 26 ribu perkilogramnya.
"Bawang Birma Rp 12 ribu perkilo, biasanya Rp 10 ribu," katanya.
Sementara itu, harga petai yang tadinya Rp 80 ribu perkilogram, saat ini dijual dengan harga Rp 100 ribu. Sama halnya dengan harga jengkol.
"Jengkol biasanya Rp 18 ribu, sekarang saya jual Rp 28 ribu. Udah lama kali lah tak turun-turun," tuturnya.(tribunbatam.id/ Roma Uly Sianturi)
 
Penulis: Roma Uly Sianturi
Editor: Zabur Anjasfianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved