Silaturahmi AHY dan Ibas dengan Jokowi dan Keluarga pada Idul Fitri, Apa Kata Analis Komunikasi?

Kedua putra SBY, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) datang ke Istana Negara

Theresia Felisiani/Tribunnews.com
Presiden Jokowi menerima kehadiran ?dua putra Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) Rabu (5/6/2019) siang untuk berlebaran. 

TRIBUNBATAM.id - Silaturahmi Idul Fitri 1440 Hijriah antara kedua Putra Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dengan calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo menuai sorotan publik.

Kedua putra SBY, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) datang ke Istana Negara untuk bersilaturahmi pada hari raya Idul Fitri 1440 Hijriah.

Analis Komunikasi dan Marketing Politik UGM, Nyarwi Ahmad memberikan pendapatnya soal pertemuan anak-anak SBY dengan Jokowi.

Diberitakan TribunWow.com, hal tersebut disampaikan Nyarwi Ahmad seperti dalam siaran di saluran YouTube Official iNews, Kamis (6/6/2019).

Sebagaimana diketahui, di hari pertama lebaran Idul Fitri 2019, AHY dan Ibas datang ke Istana Negara dan bersilaturahmi dengan Jokowi dan keluarga.

Pilot Keluhkan Banyak Balon Terbang Liar pada Hari Pertama Lebaran, Ini Anjuran AirNav Indoneisa

Foto Prabowo, Titiek Soeharto Istrinya dan Didit Hediprasetyo Anaknya Duduk Bareng, Banjir Doa

Kicauan Rocky Gerung di Twitter Soal Selamat Idul Fitri Banyak Disukai Orang, Bagaimana Kicauannya?

Putra Jokowi Kaesang Pangarep Unggah Foto Pacarnya Felicia Tissue, Lagi Berantem, Mau Baikan?

Dalam pemaparannya itu, Nyarwi Ahmad menilai soal adanya dinamika politik yang sudah mulai cair dalam pertemuan tersebut.

"Saya melihat ada semacam dinamika politik yang sudah mulai cair pasca Pilpres, diumunkan KPU, khususnya beberapa minggu kemarin," kata Nyarwi Ahmad.

Nyarwi Ahmad menjelaskan, sebagaimana diketahui sebelumnya bahwa Partai Demokrat, merupakan partai yang tergabung di Badan Pemenangan Nasional (BPN), Prabowo Subianto - Sandiaga Uno.

"Meskipun ada 1 - 2 elite atau Jubir Demokrat yang menyatakan tidak lagi bekerja atas nama BPN tetapi belum ada pernyataan resmi bahwa Demokrat keluar dari BPN," kata Nyarwi Ahmad.

Meski demikian, disebutkannya bahwa AHY menjadi satu elite kunci Demokrat.

"Dengan merapatnya AHY (ke kubu 01), saya lihat seperti ada semacam kecenderungan sepertinya sudah mulai akrab dengan kubu 01, atau elite-elite kunci yang jadi penentu," ungkap  Nyarwi Ahmad.

Halaman
12
Editor: Thom Limahekin
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved