BERITA BINTAN

Uniknya BUMDes di Toapaya Bintan, Bikin Ruang Meeting Serasa Berada di Perahu

Salah satu ide brilian muncul dari kelompok BUMDes Toapaya Selatan, Kecamatan Toapaya, Bintan

Uniknya BUMDes di Toapaya Bintan, Bikin Ruang Meeting Serasa Berada di Perahu
TRIBUN BATAM
BUMDes Toapaya Selatan Bintan 

Laporan Wartawan Tribun Bintan, Alfandi simamora.

TRIBUNBINTAN.com, BINTAN - Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bintan, Rony Kartika menjamin, apapun kegiatan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) akan dikembangkan.

Bagaimanapun, BUMDes turut berkontribusi bagi PAD Kabupaten Bintan, Kepri. 

PMD Bintan dan Bumdes yang ada terus dikembangkan agar maju berkarya.

Salah satu ide brilian muncul dari kelompok BUMDes Toapaya Selatan, Kecamatan Toapaya, Bintan.

Arus Mudik Lebaran 2019 Lancar Tanpa Macet, Fadli Zon : Ya, Memang tu Tugas Pemerintah

Begini Penampilan Sophia Latjuba Saat Memakai Mukena Sehabis Salat, Bikin Netizen Pangling

 

Bumdes ini di informasikan akan menghadirkan sebuah kapal dengan muatan 20 orang. 

"Kapalnya sudah ada di Desa Toapaya. Kapal ini akan membawa para wisata dalam dan luar negeri untuk berwisata Mangrove di sepanjang sungai besar Toapaya. Kapal ini dilengkapi dengan ruang rapat (meeting room),” kata Rony,Kamis (06/6/2019).

Rony menyebutkan, ruang kapal disetting seperti meeting room ini agar perjalanan menikmati keindahan alam mangrove lebih lengkap.

"Jadi sambil menikmati perjalanan wisata mangrove, para wisatawan juga bisa ngopi-ngopi diatas kapal. Bahkan, jika ingin  orang-orang kantoran bisa sambil meeting disana,”terangnya.

Mudik ke Bandung, Nagita Slavina Lebaran Pakai Baju Rp30 Juta, Warganet Salfok pada Benda Kecil Ini

HP SMARTPHONE TERBARU, Segini Harga dan Spesifikasi Vivo Y12, Siap Lawan Redmi Note 7

Ia juga menambahkan, selain wisata local, pihaknya telah mengarahkan Bumdes agar bekerjasama dengan pihak-pihak resort dan hotel yang ada di sekitar.

"Kami juga telah mengarahkan agar kedepan bisa melakukan kerjasama dengan pihak hotel seperti Agro. Di Kawal memang sudah ada tempat wisata mangrove, tapi ini kita usulkan sebagai alternative saja,”ungkapnya.(als)

Penulis: Alfandi Simamora
Editor: Aminnudin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved