BEJAT, Gadis 14 Tahun di Batam Jadi Korban Pencabulan, Pelakunya Malah Mengancam Ayah Korban

Sang ayah bercerita mereka mengetahui bahwa anaknya telah mendapat perlakuan tak senonoh setelah diberitahukan Adek Hs

BEJAT, Gadis 14 Tahun di Batam Jadi Korban Pencabulan, Pelakunya Malah Mengancam Ayah Korban
TRIBUNBATAM.ID/WAHYU INDRIANTO
Ilustrasi pencabulan 

Laporan Tribun Batam Ian Sitanggang

TRIBUNBATAM.id,BATAM - Takut keluar rumah selalu murung dan mengurung diri,  begitu keseharian Hs (14).

Menurut penuturan tetangga, kondisi itu dialami pasca Hs mendapatkan perlakuan tidak senonoh dari tetangganya sendiri, di perumahan Sungai Daun Tanjungpiayu, Kota Batam, Kepri Sabtu (1/6/2019) lalu.

As (40) orangtua korban mengatakan, kasus ini awalnya ditutupi sang anak.  Tetapi beberapa hari setelah kejadian tingkah anaknya aneh, yang selama ini periang berubah menjadi murung dan selalu mengurung diri.

Bung Karno, Bung Hatta, Bung Tomo, Bung Sjahrir, Simak Sejarah Kata Bung pada Panggilan Tokoh

Sempat Viral, Begini Nasib Anggota TNI yang Pensiun Dini & Peringatkan Komandannya

Usai Habiskan Masa Liburan Lebaran, Para Pemain Persib Bandung Mulai Latihan Lagi, Ini Waktunya

"Kebetulan anak saya ini tidak banyak bicara, dia pendiam. Namun semenjak Sabtu itu tingkahnya berbeda. kami sudah bertanya tanya,"kata As.

As menceritakan mereka mengetahui bahwa Hs mendapat perlakuan senonoh stelah diberitahukan Adek Hs kepada mereka.''Anak saya yang kedua adeknya Hs ini yang cerita. hari sabtu itu Hs dipaksa masuk ke kamar oleh tetangga, tetapi adeknya Hs tidak mengetahui apa yang terjadi,"kata As.

As, mengatakan mereka berusaha membujuk anaknya agar menceritakan apa yang terjadi."Setelah kami bujuk batu Hs cerita, katanya dirinya di paksa masuk ke kamar dan sampai di kamar, baju dan celana na dibuka dan tubuhnya di raba raba,"kata As.

Isi Acara Shopee di Manila, Jennie BLACKPINK Jadi Sorotan Fans Karena Terlihat Pucat & Menahan Sakit

As yang tidak terima dengan kejadian mencoba mencaritahu kepada tetangganya. Namun malah perkataan yang tidak mengenakkan mereka dapatkan."Kita malah disuruh membuktian dan membawa anak kita untuk visum,"kata As. 

As yang tidak terima dengan perkataan tersebut membuat laporan ke Polsek Sei Beduk, Kota Batam."Kita sudah buat laporannya pada Rabu (7/6/2019) lalu. Kita sudah berikan ke terangan, kita juga susah membawa anak kita visum,''kata As.

As berharap Polisi bisa mengusut tuntas kasus tersebut karena. Saat ini anaknya jadi trauma setiap kali melihat tetangganya."Yang melakukan perbuatan tidak senonoh itu tetangga. Ini yang membuat anak kita sangat takut,"kata As.

Dia juga mengatakan mereka sudah menanyakan perkembangan kasus tersebut kepada polisi, namun malah mereka diauruh untuk mencari nama lengkap pelaku."Kita tidak tahu lagi, mau berbuat apa. Kita hanya khawatir dengan kondisi fisikis anak kita,"kata As.

Di tempat terpisah Kanitreskrim Polsek Sei Beduk Ipda Budi Santosa yang dikonfirmasi Tribunbatam.id, melalui saluran telepon selulernya belum mendapat jawaban. pesan melalui Whatshap miliknya hanya di baca namun tidak di balas.

(Tribunbatam.id/ Ian Sitanggang)

Penulis: Ian Pertanian
Editor: Aminnudin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved