Bagaimana Kabar Terkini Kaum Muslim Rohingya? Pesepak Bola Jepang Ini Berikan Pengakuan Mengejutkan

Cerita tentang kaum muslim Rohingya seakan tidak lagi disinggung lagi belakangan ini.

Bagaimana Kabar Terkini Kaum Muslim Rohingya? Pesepak Bola Jepang Ini Berikan Pengakuan Mengejutkan
TWITTER.COM/TKCTL
Pemain asal Jepang, Makoto Hasebe bermain sepak bola dengan anak-anak pengungsi Muslim Rohingya di Bangladesh bagian selatan pada 7 Juni 2019. 

TRIBUNBATAM.id - Cerita tentang kaum muslim Rohingya seakan tidak lagi disinggung lagi belakangan ini.

Lantas bagaimana keadaan terkini kaum muslim Rohingya saat ini?

Seorang pesepak bola asal Jepang, Makoto Hasebeyang yang berkarier di Jerman mengunjungi sebuah kamp pengungsi muslim Rohingya di Bangladesh bagian selatan.

Eks kapten timnas Jepang yang kini main untuk klub Jerman, Eintracht Frankfurt ini mengunjungi kamp pengungsi tersebut, pada Kamis (6/6/2019).

Sebagai duta besar nasional asal Jepang untuk UNICEF, Makoto Hasebe meminta perhatian yang lebih besar terhadap keadaan para pengungsi.

Pada jumpa pers di Dhaka, Ibu Kota Bangladesh setelah kunjungannya itu, Hasebe menyesalkan bahwa anak-anak pada kamp di perbatasan dengan Myanmar kehilangan banyak hal.

Ketua DPP Partai Demokrat Akhirnya Buka Suara: Dulu Demokrat Tak Setuju Sandiaga Jadi Wakil Prabowo

Pembalap Wanita Asal Spanyol Ini Kagumi Rossi Setelah Khianati Marquez, Ini Ungkapan Hatinya

Pasangan Suami-Istri Ini Ditemukan Tewas Bersama di Kamar Kos, Suami Tergantung, Istri Telungkup

Kendatipun Demokrat dan Gerindra Lagi Perang Urat Saraf, Juru Bicara BPN: Syukur Demokrat Mau Gabung

Sebuah badan pengungsi PBB mengatakan, lebih dari 720 ribu muslim Rohingya telah melarikan diri sejak Agustus 2017.

Khusus anak-anak dari para pengungsi itu, mereka telah kehilangan pendidikan yang layak dan fasilitas medis memadai.

Sebelumnya pada hari itu, mantan kapten timnas Jepang bermain sepak bola dengan anak-anak Rohingya di lapangan berlumpur.

Mereka bermain di kamp Kutupalong yang ada di Cox's Bazar, satu kamp terbesar di mana sekitar 600 ribu pengungsi tinggal.

Halaman
12
Editor: Thom Limahekin
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved