PILPRES 2019

Jadwal Sidang Perdana Sengketa Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi, Bagaimana Peluang Prabowo?

Inilah jadwal sidang Mahkamah Konstitusi yang menyidangkan gugatan Pilpres 2019 yang diajukan Prabowo Subianto

Jadwal Sidang Perdana Sengketa Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi, Bagaimana Peluang Prabowo?
Dok. Tutut Soeharto
Potret keluarga Prabowo Subianto, anak serta mantan Istrinya, Titiek Soeharto 

TRIBUNBATAM.id - Jadwal sidang Mahkamah Konstitusi mengenai gugatan sengketa Pilpres 2019 bisa disimak dalam berita ini.

Prabowo Subianto - Sandiaga Uno telah mengajukan gugatan sengketa pilpres 2019 ke Mahkamah Konstitusi

Konstitusi (MK) telah menetapkan jadwal sidang dan tahapan penyelesaian sengketa hasil Pemilihan Umum (Pemilu) serentak 2019.

Satu di antaranya adalah jadwal penyelesaian perkara perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) untuk calon presiden dan wakil presiden alias Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

Bongkar Penyebab Kekalahan Prabowo - Sandiaga, Politisi Demokrat: Prabowo Tak Dengar Masukan SBY sih

Kejanggalan 2 Poin Gugatan Kubu Prabowo-Sandi, Pakar Hukum: Mendiskualifikasi Bukan Kewenangan MK

Sebelumnya, Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mengajukan gugatan sengketa hasil Pilpres 2019 ke MK, Jumat (24/5/2019) pukul 22.44 WIB.

Prabowo-Sandi menggugat hasil Pilpres 2019 setelah kalah dari pasangan Jokowi-Maruf Amin.

Menurut hasil rekapitulasi Komisi Pemilihan Umum (KPU), jumlah perolehan suara Jokowi-Maruf Amin mencapai 85.607.362 atau 55,50 persen suara.

Sedangkan perolehan suara Prabowo-Sandi sebanyak 68.650.239 atau 44,50 persen suara.

Selisih suara kedua pasangan mencapai 16.957.123 atau 11 persen suara.

Tim kuasa hukum Prabowo-Sandiaga yang diketuai Bambang Widjojanto, mendaftarkan gugatannya ke MK kurang dari 1,5 jam sebelum pendaftaran ditutup pada pukul 24.00 WIB.

"Alhamdulillah kami sudah menyelesaikan permohonan sengketa perselisihan hasil Pilpres dan malam ini kami akan serahkan secara resmi permohonan itu," ujar Bambang Widjojanto ketika itu.

Bambang Widjojanto mengatakan tim kuasa hukum akan segera melengkapi daftar alat bukti yang berjumlah 51 itu.

"(Daftarnya) baru 51 (alat bukti). Insyaallah pada waktu yang tepat kami akan lengkapi bukti yang diperlukan," ujarnya.

Halaman
1234
Editor: Agus Tri Harsanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved