Latheefa Koya, 'Wanita Perkasa' Mendadak Dilantik Mahathir Mohamad Jadi Ketua KPK Malaysia

Mahathir mengatakan, ia memilih Latheefa Koya kerana wataknya yang tegas, selalu berbicara benar dan tidak menipu.

Latheefa Koya, 'Wanita Perkasa' Mendadak Dilantik Mahathir Mohamad Jadi Ketua KPK Malaysia
Bernama
Latheefa Koya 

TRIBUNBATAM.ID, KUALA LUMPUR - Di saat semua orang sibuk dengan Hari Raya Idul Fitri, Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad membuat kejutan dengan melantik Ketua KPK atau SPRM/MACC yang baru.

Lebih mengejutkan lagi, Ketua SPRM (Suruhanjaya Pencegahan Rasuah Malaysia) itu adalah seorang wanita bernama Latheefa Koya.

Pelantikan Latheefa Koya ini dilakukan pada 3 Juni 2019, dua hari menjelang Hari Raya Idul Fitri, namun kontraknya mulai berlaku 1 Juni.

Komjen (Purn) Sofjan Jacoeb, Tersangka Dugaan Makar Bakal Diperiksa Polisi Senin Depan

Jangan Manjakan Anak dengan HP, Mata Bocah Ini Hancur Tak Bisa Diobati. Terapkan Teori 20-20-20

Polri Ungkap Peran Kivlan Zen Sebagai Penentu Target dan Rencana Pembunuhan 4 Tokoh Nasional

Latheefa menggantikan Mohd Shukri Abdull yang menyelesaikan kontraknya lebih awal dari seharusnya, 17 Mei 2020 nanti.

Pelantikan Latheefa yang terkesan mendadak ini menimbulkan pro dan kontra karena Mahathir memilihnya tanpa melalui rapat kabinet.

Selain itu, Latheefa Koya juga seorang wanita sementara kasus korupsi di Malaysia cukup akut karena daftar rasuah di negara itu cukup panjang.

Hari pertama Latheefa Koya masuk kantor (NSTP)

Salah satu kasus yang disorot saat ini adalah skandal 1MDB yang juga menjerat mantan PM Najib Razak. Skandal perusahaan investasi tersebut disebut sebagai kasus korupsi terbesar di dunia.

Skandal tersebut menyedot keuangan Malaysia sebesar 4,6 miliar dolar AS, melibatkan banyak orang --termasuk pengurus partai dan pejabat pemerintahan, pengusaha dan uangnya juga tersebar di tujuh negara.

Hal lain yang membuat pelantikan Latheefa Koya adalah karena mantan pengacara itu lahir di Kerala, India dan juga bekas pengurus di partai PKR (Pasrtai Keadilan Rakyat) yang didirikan dan dipimpin Anwar Ibrahim.

Namun, semua isu miring terkait pelantikan Latheefa Koya ditepis oleh Mahathir.

Halaman
1234
Penulis: Alfian Zainal
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved