Pasca Idul Fitri, Harga Eceran Cabai Rawit dan Cabai Merah Capai Rp 150.000 per kilogram

Hampir sepekan pasca hari raya Idul Fitri harga sejumlah bumbu dapur di Karimun masih tinggi.

Pasca Idul Fitri, Harga Eceran Cabai Rawit dan Cabai Merah Capai Rp 150.000 per kilogram
TRIBUNBATAM.id/Elhadif Putra
Suasana pasar di Tanjung Balai Karimun pasca Idul Fitri, Selasa (11/6/2019). Harga cabai merah tembus Rp 150.000 per kilogram. 

TRIBUNBATAM.id, KARIMUN - Hampir sepekan pasca hari raya Idul Fitri harga sejumlah bumbu dapur di Karimun masih tinggi.

Bahkan untuk komoditi cabai rawit dan cabai merah sempat naik hingga 200 persen.

Pasca Idul Fitri ini harga eceran cabai rawit dan cabai merah mencapai Rp 150.000 perkilogram. Padahal pada hari biasa harga ke dua bumbu dapur tersebut hanya berkisar di harga Rp 40.000 hingga Rp 50.000 perkilogramnya.

Dari pantauan tribunbatam.id di sejumlah warung yang menjual kebutuhan dapur di Kecamatan Tebing pada Selasa (11/6), harga cabai merah berkisar di harga Rp 100.000 per kilogram.

Sedangkan untuk cabai rawit per kilogramnya dijual seharga Rp 90.000.

Pada H+5 Pasca Idul Fitri, Ada 10 Penerbangan Dibatalkan dari Bandara Hang Nadim Batam

Jelang Putusan MK Soal Sengketa Pilpres 2019, MUI Batam Pastikan Batam Aman, Ini yang Dibuat MUI

Jelang Putusan MK Soal Sengketa Pilpres 2019, Kombes Hengki: Jangan Ramai-Ramai ke Jakarta

Eks Striker Persib Bandung Ini Bergabung Lagi ke Persib B, Ini Ungkapan Kesedihannya

"Ini sudah turun. Kemarin sampai Rp 150.000 se-kilo. Kami saja tak berani ambil untuk jualan," ungkap Erni, seorang pemilik warung.

Terpisah, Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM dan ESDM Kabupaten Karimun Muhammad Yosli yang dikonfirmasi membenarkan adanya kenaikan harga yang cukup tinggi tersebut.

Yosli menjelaskan, terjadinya kenaikan harga bumbu dapur karena belum masuknya pasokan cabai ke Karimun, sehingga membuat ketersediaan barang terbatas.

Memang diketahui komodoti kebutuhan dapur untuk Karimun umumnya berasal dari luar daerah.

"Barang-barang belum masuk. Ini (yang dijual) mungkin masih stok-stok lama," jelas Yosli.

Namun Yosli menyebutkan pihaknya akan segera mengupayakan kondisi harga serta ketersediaan barang kembali stabil.

"Kita usahakan biar cepat stabil lagi," ujar Yosli  (tribunbatam.id/Elhadif)

Penulis: Elhadif Putra
Editor: Thom Limahekin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved