Saudara Tiri Kim Jong Un yang Tewas di Malaysia Disebut sebagai Informan CIA, Ini Sepak Terjangnya

Menurut laporan Wall Street Journal pada Senin (10/6/2019), pria berusia 46 tahun itu merupakan informan bagi Badan Intelijen Pusat AS (CIA)

Saudara Tiri Kim Jong Un yang Tewas di Malaysia Disebut sebagai Informan CIA, Ini Sepak Terjangnya
(TOSHIFUMI KITAMURA / AFP)
Foto ini diambil pada 2001, ketika Kim Jon Nam tiba di bandara Narita, Jepang. 

TRIBUNBATAM.id - Masih ingat dengan Kim Jong Nam?

Kim Jong Nam, adalah Saudara tiri pemimpin Korea Utara Kim Jong Un.

Kim Jong Nam dibunuh di Malaysia pada 2017.

Menurut laporan Wall Street Journal pada Senin (10/6/2019), pria berusia 46 tahun itu merupakan informan bagi Badan Intelijen Pusat AS (CIA).

Dikutip Reuters, Wall Street Journal mewawancarai seorang sumber yang mengetahui tentang hal tersebut. Meski demikian, banyak rincian terkait hubungan Kim Jong Nam dengan CIA masih belum jelas.

Sementara CIA menolak untuk berkomentar. Baca juga: Siti Aisyah dan Doan Thi Huong Bebas, Siapa Pembunuh Kim Jong Nam?

Namun sumber tersebut mengungkap, ada hubungan antara CIA dan Kim Jong Nam. "Beberapa mantan pejabat AS menyatakan saudara tiri, yang telah tinggal di luar Korea Utara selama bertahun-tahun dan tidak memiliki basis kekuatan di Pyongyang, tidak mungkin dapat memberikan rincian tentang pekerjaan rahasia negara itu," demikian laporan Wall Street Journal.

Bupati Bintan Apri Sujadi Bakal Geser Dirut PT BIS, Terungkap Ini Alasannya

Ini Kronologi Kivlan Zein Suruh Bunuh Direktur Lembaga Survei Charta Politika Yunarto Wijaya

Peran Kim Jong Nam sebagai informan CIA juga disebutkan dalam sebuah buku baru tentang Kim Jong Un berjudul "The Great Successor", karya reporter Washington Post Anna Fifield yang akan terbit. Fifield menyebut, Kim Jong Nam biasanya bertemu dengan orang yang menanganinya di Singapura dan Malaysia.

Keterangan itu berdasarkan pernyataan sumber yang memiliki pengetahuan tentang intelijen.

Buku tersebut juga memuat tentang rekaman kamera keamanan dari perjalanan terakhir Kim Jong Nam ke Malaysia. Rekaman CCTV memperlihatkan dirinya berada di sebuah lift hotel dengan seorang pria berwajah Asia, yang dilaporkan sebagai agen intelijen AS.

Ransel Kim Jong Nam yang berisi 120.000 dollar AS dalam bentuk tunai kemungkinan bayaran untuk kegiatan yang berhubungan dengan intelijen atau pendapatan dari bisnis kasinonya. Para pejabat Korea Selatan dan AS menyatakan, pihak berwenang Korut telah memerintahkan pembunuhan terhadap Kim Jong Nam. Namun, Korut menyangkal tuduhan tersebut. Dua perempuan dituding meracuni Kim Jong Nam dengan mengolesi wajahnya dengan racun saraf VX di Bandara Kuala Lumpur pada Februari 2017.

Bakal Bebas Mei Nanti Kedua perempuan itu, Doan Thi Huong asal Vietnam, dan Siti Aisyah asal Indonesia, telah dibebaskan oleh pengadilan Malaysia. Wall Street Journal melaporkan perjalanan Kim Jong Nam melakukan perjalanan ke Malaysia pada Februari 2017 untuk bertemu dengan CIA. Meski demikian, hal tersebut bukan satu-satunya tujuan dalam perjalanannya ke Malaysia kala itu.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Saudara Tiri Kim Jong Un yang Tewas di Malaysia Disebut sebagai Informan CIA", https://internasional.kompas.com/read/2019/06/11/11365801/saudara-tiri-kim-jong-un-yang-tewas-di-malaysia-disebut-sebagai

Editor: Aminnudin
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved