Partai Demokrat Tunjukkan Gelagat Gabung ke Kubu Jokowi-Ma'ruf, Asalkan Ini Syaratnya

Rumor mengenai bergabungnya Partai Demokrat dengan koalisi Joko Widodo - Ma'ruf Amin akhirnya terjawab.

Partai Demokrat Tunjukkan Gelagat Gabung ke Kubu Jokowi-Ma'ruf, Asalkan Ini Syaratnya
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Syarief Hasan. 

TRIBUNBATAM.id - Rumor mengenai bergabungnya Partai Demokrat dengan koalisi Joko Widodo - Ma'ruf Amin akhirnya terjawab.

Rumor tersebut mencuat setelah Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) beberapa kali bertemu Jokowi.

Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Syarief Hasan mengatakan tidak menutup kemungkinan Demokrat bergabung dengan koalisi Jokowi - Ma'ruf nantinya.

Namun, hal itu tetap bergantung pada sikap politik partai serta kecocokan dengan partai-partai koalisi Indonesia Kerja (KIK).

"Tergantung apakah Partai Demokrat menentukan sikap kemudian ada respons dari temen-temen koalisi 01. Kalau ada chemistry-nya, bisa cocok, tidak tertutup kemungkinan kita gabung," kata Syarief saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (12/6/2019).

Video Viral Seorang Wanita Pengendara Sepeda Motor Masuk Tol Madiun, Ini Penjelasan Polisi

Pasca Digerebek dengan Wanita di Kamar Apartemen, Ifan Seventeen Tetap Dekat Keluarga Istrinya

Irish Bella Hadiahkan Suaminya Ammar Zoni Kado Mahal di Hari Ulang Tahun, Ini Hadiahnya

BPN Prabowo-Sandiaga Berikan Bantuan Hukum kepada Kivlan dan Soenarko, Penangguhan Penahanan?

Syarief mengatakan, sikap politik Partai Demokrat akan ditentukan setelah ada putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait sengketa hasil Pilpres 2019.

"Buah pikiran itu belum menjadi ketetapan DPP. Artinya semua keputusan yang strategis ke depan harus dirapatkan di Partai Demokrat atau mendapatkan arahan ketum partai," ujarnya.

Dia mengatakan, Demokrat memiliki cukup pengalaman, baik sebagai partai pemerintah maupun partai tengah.

Mantan Menteri Koperasi dan UKM itu menambahkan, pihaknya ingin agar pemerintahan selanjutnya dapat menjalankan program yang ditawarkan Demokrat selama kampanye lalu.

"Harapan Demokrat itu adalah kalau nanti ditetapkan secara final oleh MK Pak Jokowi menjadi presiden, harapan kita adalah program-program itu bisa dilaksanakan oleh Pak Jokowi," pungkasnya.

Demokrat hingga kini masih tergabung dalam koalisi pendukung Prabowo Subianto - Sandiaga.

Halaman
12
Editor: Thom Limahekin
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved