Siapa Bilang Kapal Induk AS Sulit Ditenggelamkan, Senjata Rusia Ini Bisa Tenggelamkan Kapal Induk AS

Amerika Serikat (AS) sebagai negara adidaya memiliki kekuatan militer terkuat di dunia.

Siapa Bilang Kapal Induk AS Sulit Ditenggelamkan, Senjata Rusia Ini Bisa Tenggelamkan Kapal Induk AS
AFP / Navy Media Content
Kapal induk AS USS Harry S Truman dikabarkan sudah dikirim ke wilayah timur Laut Tengah diduga mempersiapkan serangan terhadap Suriah 

TRIBUNBATAM.id - Amerika Serikat (AS) sebagai negara adidaya memiliki kekuatan militer terkuat di dunia.

Demi mendukung kekuatan militernya, Amerika Serikat mesti memiliki peralatan tempur yang adekuat.

Peralatan tempur yang menjadi andalan angkatan bersenjata Amerika Serikat adalah kapal induk

Undang-Undang (UU) Pertahanan Amerika Serikat secara eksplisit menyebut US Navy setidaknya harus memiliki sebelas  kapal induk demi menjaga kepentingannya di luar negeri.

Karena sudah ada UU yang menyebut sedemikan rupa maka mau tak mau US Navy berusaha memenuhi kebutuhan sebelas kapal induk.

Ahok Disebut Jadi Ketua Tim Percepatan Pembangunan Ibu Kota NKRI, Ini Tanggapan Moeldoko

Partai Demokrat Tunjukkan Gelagat Gabung ke Kubu Jokowi-Maruf, Asalkan Ini Syaratnya

Pasca Digerebek dengan Wanita di Kamar Apartemen, Ifan Seventeen Tetap Dekat Keluarga Istrinya

Pria Ini Ditangkap Polisi Karena Ancam Bunuh Jokowi dan Ledakkan Asrama Brimob, Alasannya Sepele

Mengutip National Interest, Rabu (12/6/2019) karena armadanya yang terlalu kuat maka di zaman sekarang hampir mustahil kapal induk Amerika Serikat ditenggelamkan.

Tercatat kapal induk US Navy tenggelam dalam pertempuran terjadi pada tahun 1942 ketika berhadapan dengan Jepang di Battle of Midway.

Setelah itu praktis tidak ada kapal induk US Navy yang tenggelam dalam pertempuran.

Namun seorang pengamat pertahanan bernama Charlie Gao dari Grinnell College mengungkapkan kapal induk AS bisa saja ditenggelamkan dengan cara yang murah.

Gao menyebut Anti-Tank Guided Missiles (ATGM) Kornet buatan Rusia bisa melakukannya.

Halaman
12
Editor: Thom Limahekin
Sumber: GridHot.id
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved