Perasaan Tak Nyaman Kapolri Jenderal Tito Karnavian Harus Proses Hukum Purnawirawan TNI

Kapolri Jenderal Tito Karnavian curahkan perasaannya yang harus memproses hukum para purnawirawan seperti Kivlan Zein terkait kasus dugaan makar dan k

Perasaan Tak Nyaman Kapolri Jenderal Tito Karnavian Harus Proses Hukum Purnawirawan TNI
Kompas TV
PANGLIMA TNI Angkat Bicara soal Aksi 22 Mei yang Rusuh, Kapolri Pamer Senjata Sniper yang Disita. Kepala Polri Jenderal Pol Tito Karnavian saat menunjukkan senjata api dalam jumpa pers di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Rabu. 

TRIBUNBATAM.id - Kapolri Jenderal Tito Karnavian curahkan perasaannya yang harus memproses hukum para purnawirawan seperti Kivlan Zein terkait kasus dugaan makar dan kepemilikan senjata api ilegal.

Kapolri Jenderal (Pol) Tito Karnavian mengaku tak nyaman memproses hukum purnawirawan TNI.

Hanya saja Tito Karnavian memastikan, polisi akan tetap netral dan membangun solidaritas dengan TNI.

"Saya sampaikan kepada Panglima TNI, komitmen dari Polri untuk untuk senantiasa sinergi bekerja sama dengan TNI. Meskipun tidak nyaman, tetapi kita hormati prinsip hukum itu, kesamaan di muka hukum," kata Tito di Silang Monas, Jakarta Pusat, Kamis (13/6/2019).

Kapolri Tito Karnavian Tegaskan Polri Tidak Sebutkan Kivlan Zein sebagai Dalang Kerusuhan 21-22 Mei

Kapolri Tito Karnavian Tetapkan Mantan Pimpinannya Jenderal (Purn) Sofyan Jacob Tersangka Makar

Tito mengatakan, semua warga negara yang melakukan tindak pidana akan diproses secara adil di mata hukum.

"Hukum harus berkata demikian, ada asas persamaan di muka hukum. Semua orang sama di muka hukum," ujar Tito.

Dalam kesempatan yang sama, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengatakan, pihaknya tidak akan mengintervensi proses hukum yang menjerat para purnawirawan.

Menurut dia, purnawirawan TNI tergolong warga negara sipil.

"Kami melaksanakan komunikasi dengan beliau (Kapolri) untuk menjaga persatuan dan kesatuan. Terkait dengan proses hukum, TNI tidak ikut karena sudah masuk ranah sipil," kata Hadi.

Seperti diketahui, purnawirawan TNI yakni mantan Danjen Kopassus Mayjen (Purn) Soenarko dan Mayor Jenderal (Purn) Kivlan Zen terjerat kasus dugaan kepemilikan senjata api ilegal terkait kerusuhan 21-22 Mei.

Kivlan juga diduga terlubat pembunuhan berencana terhadap 5 tokoh nasional dan seorang pimpinan lembaga survei.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kapolri: Tak Nyaman Memproses Hukum Purnawirawan TNI"

Editor: Agus Tri Harsanto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved