BATAM TERKINI

Tahun 2020 Pariwisata Diproyeksikan Jadi Penyumbang Devisa Terbesar di Indonesia

"Tapi diproyeksikan 2020 nanti pariwisata akan naik menjadi penyumbang devisa terbesar," kata Kepala Sub Bidang Pengembangan SDM Kepariwisataan Kement

Tahun 2020 Pariwisata Diproyeksikan Jadi Penyumbang Devisa Terbesar di Indonesia
TRIBUNBATAM.id/DEWI HARYATI
Pelatihan dasar Sumber Daya Manusia (SDM) kepariwisataan goes to campus, yang berlangsung di Sekolah Tinggi Teknik (STT) Ibnu Sina Kamis (13/6/2019) 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Pariwisata kini menjadi salah satu sektor prioritas nasional.

Pariwisata menjadi penyumbang devisa terbesar kedua, setelah pertanian yang berasal dari CPO.

"Tapi diproyeksikan 2020 nanti pariwisata akan naik menjadi penyumbang devisa terbesar," kata Kepala Sub Bidang Pengembangan SDM Kepariwisataan Kementerian Pariwisata RI, Alfin Merancia, di kegiatan pelatihan dasar Sumber Daya Manusia (SDM) kepariwisataan goes to campus, Kamis (13/6/2019) di Batam.

Ia melanjutkan, jika suatu daerah tergantung pada sumber daya alam (SDA), suatu saat SDA ini akan habis.

Sementara jika pariwisata, sektor ini sering disebut sebagai industri yang tak pernah berakhir.

"Industri pariwisata ini unik, multidisiplin. Karena berkaitan juga dengan sektor lainnya," ujarnya.

Viral Dipaksa Kerja Seharian, Seekor Kuda Pingsan saat Membawa Penumpang

Ini Jumlah Kejahatan Selama Operasi Ketupat Seligi 2019

Empat Hari ke Ranai, Nurdin Halalbihalal dan Resmikan Proyek Strategis

Hadapi PS Tira Persikabo, Persib Bandung Siapkan Skema Permainan Baru

Seperti sektor transportasi. Alfin mengatakan, setiap wisatawan pasti membutuhkan sarana transportasi. Juga terkait dengan sektor pekerjaan umum.

Karena wisatawan juga membutuhkan infrastruktur yang baik demi kenyamanan.

"Jadi kalau sebelumnya pariwisata termasuk kebutuhan tersier, sekarang pariwisata menjadi kebutuhan primer, makanya muncul istilah kurang piknik. Potensi ini harus kita ambil," kata Alfin.

Adapun tujuan pelatihan yang digelar Kemenpar ini, yakni untuk memberikan pemahaman dan sosialisasi tentang pentingnya pariwisata bagi ekonomi.

Serta penjelasan mengenai alur bisnis pariwisata. Kegiatan diikuti ratusan peserta dari kalangan mahasiswa.

"Pariwisata itu yang kita tahu pastinya jalan-jalan. Tapi dari sisi orang yang didatangi, jalan-jalan ini keuntungan. Banyak potensi yang bisa diambil," ujarnya.

Di tempat yang sama, Ketua Sekolah Tinggi Teknik (STT) Ibnu Sina, Larisang mengatakan, perguruan tinggi punya peran dalam mendukung pengembangan SDM kepariwisataan.

Berbagai jurusan pendidikan tersedia di Batam untuk mendukung pariwisata, termasuk di STT Ibnu Sina. (tribunbatam.id/dewiharyati)

Penulis: Dewi Haryati
Editor: Zabur Anjasfianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved