Breaking News:

Karimun Terkini

Calon Penumpang Gagal Naik Kapal Roro ke Batam. Penumpang Terpaksa Memutar ke Tanjungpinang

Nanda sudah sempat menginap satu hari satu malam di Buton menunggu kapal Roro langsung ke Batam

TRIBUNBATAM/NANDARSON
Pelabuhan kapal Roro di Punggur, Batam 

TRIBUNBATAM.id, KARIMUN - Sejumlah calon penumpang kapal Roll On Roll Out (Roro) tujuan Karimun-Batam gigit jari. Itu setelah kapal Roro rute Karimun-Batam sementara ini tidak memiliki jadwal keberangkatan.

Akibatnya, sejumlah calon penumpang dari Karimun yang hendak ke Batam terpaksa memutar ke Tanjungpinang terlebih dahulu.

Seperti yang dialami Nanda (38), seorang calon penumpang asal Batam. Bersama seorang temannya, Nanda yang baru tiba dari Buton, Riau mengaku terkejut setelah mendapati tidak ada kapal Roro dari Karimun ke Batam.

Sebenarnya, kata Nanda, dirinya sudah sempat menginap satu hari satu malam di Buton menunggu kapal Roro langsung ke Batam.

"Tapi ternyata, kapalnya tak ada juga. Tahu sendiri lah kondisi di pelabuhan Buton, bagaimana, sepi. Saya bawa dua orang anak dan istri," kata Nanda, Kamis (13/6/2019) sore.

Akhirnya ia dan seorang temannya yang juga membawa keluarga, memutuskan mengambil kapal Roro tujuan ke Karimun.

Harapannya, bakal ada kapal roro rute Karimun ke Batam. Tapi pria yang mengaku baru saja pulang mudik ke Padang itu, harus kembali merasakan kekecewaan.

Pilkada, KPU Mulai Usulkan Anggaran Rp 21 Miliar ke Pemkab Karimun

Tahapan Dimulai September 2019, KPU Kebut Usulkan Anggaran Pilbub ke Pemkab Karimun

Pak Polisi, Kasus Begal Muncul Lagi di Kota Batam, Kasus Pertama Belum Terungkap Loh

Kapal roro rute Karimun-Batam yang ia harapkan, ternyata tidak ada karena tengah diperbantukan untuk mengangkut penumpang Buton-Batam.

Sudah penat terlalu lama di jalan, Nanda dan temannya akhirnya memutuskan mengambil kapal Roro rute Karimun-Tanjungpinang (Pulau Dompak) keberangkatan Kamis malam.

"Keluarga sudah saya berangkatkan dari Karimun menuju Batam menggunakan kapal ferry. Mudah-mudahan ada kapal Roro Uban-Punggur, kata orang jadwalnya hampir tiap jam," katanya.

Ia berharap, kedepannya pihak otoritas kapal Roro dapat disiplin dalam jadwalnya.

"Kalau kapalnya kurang, ditambah, jangan kapal yang ada diperbantukan ke rute lain, jadi begini jadinya. Repot tenaga, besar pengeluaran kita jadinya," pesannya.

Sementara itu, Manajer PT ASDP Karimun Cabang Batam, Muhammad mengatakan, rute kapal Roro Karimun tujuan Batam diperkirakan kembali normal mulai Selasa (18/6) depan.

"Kapalnya masih di Batam. Selasa kemungkinan normal," kata Muhammad.

Muhammad juga memperkirakan terjadi peningkatan arus penumpang dan barang menggunakan kapal penyeberangan Roro pada lebaran tahun ini.

"Sepertinya lebih banyak tahun ini. Data? Saya lagi tak pegang, saya lagi di kapal," kata Muhammad.

Terjadinya peningkatan arus penumpang dan barang menggunakan kapal Roro pada lebaran tahun ini diperkirakan sedikit-banyaknya dipengaruhi harga tiket pesawat yang tinggi.

Akhirnya pemudik memilih moda transportasi lain, salah satunya kapal Roro. Selain lebih murah, kapal tersebut juga bisa membawa barang seperti kendaraan pribadi. (yah)

Penulis:
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved