PILPRES 2019

Hasil Sidang Perdana MK, Ini Perbedaan Perolehan Hasil Suara Pilpres 2019 Versi Prabowo-Sandi vs KPU

Hasil Sidang Perdana MK, Ini Perbedaan Perolehan Hasil Suara Pilpres 2019 Versi Prabowo-Sandi vs KPU

Hasil Sidang Perdana MK, Ini Perbedaan Perolehan Hasil Suara Pilpres 2019 Versi Prabowo-Sandi vs KPU
TRIBUNNEWS
Hasil Sidang Perdana MK, Ini Perbedaan Perolehan Hasil Suara Pilpres 2019 Versi Prabowo-Sandi vs KPU 

Hasil Sidang Perdana MK, Ini Perbedaan Perolehan Hasil Suara Pilpres 2019 Versi Prabowo-Sandi vs KPU

TRIBUNBATAM.id - Berikut perbedaan hasil pemungutan suara Pilpres 2019 menurut Komisi Pemilihan Umum (KPU) dengan hasil menurut tim Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Sidang perdana sengketa hasil Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK) usai digelar Jumat (14/6/2019) sore tadi.

Majelis hakim yang diketuai Anwar Usman menyatakan, sidang akan kembali digelar pada Selasa (18/6/2019) pukul 09.00 WIB.

Dalam sidang sengketa Pilpres 2019, tim kuasa hukum pasangan capres-cawapres 02 mengajukan sejumlah permintaan gugatan.

Di antaranya meminta MK menyatakan hasil rekapitulasi perolehan suara berdasarkan dokumen C1 yang dimiliki Prabowo Subianto-Sandiaga Uno sebagai hasil Pilpres 2019 yang sah.

Hasil Sidang Perdana MK Sengketa Pilpres 2019, Kubu Prabowo-Sandi Sebut 5 Kecurangan Jokowi-Maruf

LINK Live Streaming Futsal Timnas Indonesia vs Taiwan Piala AFC U20 Kick Off 12.00 WIB Live Indosiar

Fakta Terbaru Kasus Suami Gadaikan Istri Rp 250 Juta, Istri Ngaku Nikah Siri dengan Pemberi Hutang

Dikutip dari Kompas.com, berdasarkan dokumen C1 yang dimiliki kubu 02, Prabowo-Sandiaga unggul dari paslon nomor 01, Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf.

Menurut dokumen C1 milik kubu 02, Prabowo-Sandiaga mendapatkan suara sebanyak 68.650.239 (52 persen).

Sementara Jokowi-Ma'ruf memperoleh 63.573.169 (48%) dari jumlah total suara sah 132.223.408.

Demikian dikatakan Ketua Tim Hukum Prabowo-Sandiaga, Bambang Widjojanto saat membacakan petitum permohonan sengketa hasil pilpres di Gedung MK, Jakarta Pusat, Jumat (14/6/2019).

Pada bagian pokok permohonan, tim kuasa hukum Prabowo-Sandiaga memaparkan, perolehan tersebut didasarkan atas dokumen C1 yang dimiliki Pemohon.

Baik yang berasal dari BPN, relawan yang dikoordinasikannya, maupun dokumen yang berasal dari Bawaslu.

Data yang dimiliki kubu 02 berbeda dengan data hasil perolehan suara yang diumumkan Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Halaman
1234
Editor: Danang Setiawan
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved