VIRAL, Gara-gara Sepeda Motornya Mogok, Oknum PNS Nekat Bawa Kabur Mobil Pemadam Kebakaran

Satu unit mobil pemadam kebakaran berjenis light fire truck milik Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Utara dicur

VIRAL, Gara-gara Sepeda Motornya Mogok, Oknum PNS Nekat Bawa Kabur Mobil Pemadam Kebakaran
TribunJakarta/Gerald Leonardo Agustino
Januar Darman (36), pelaku yang mencuri mobil pemadam kebakaran dari Pos Pemadam Kebakaran Sunter, Kamis (13/6/2019) 

"Sempat terjadi kejar-kejaran antara petugas dengan pelaku karena pelaku pada saat diminta untuk menepi ataupun untuk berhenti dia masih tidak mau berhenti," kata Budhi.

Aksi kejar-kejaran yang berlangsung selama beberapa menit selesai ketika polisi berhasil mendahului mobil damkar itu dan memalangnya.

Januar pun terpaksa berhenti dan dirinya dibawa ke Mapolsek Tanjung Priok beserta mobil damkar yang dibawanya kabur.

Akibat perbuatannya, Januar dijerat pasal 362 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara.

Alasan Motor Mogok

Oknum PNS aktif Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat, Januar Darman (36) ditangkap polisi, Kamis (13/6/2019).

Pria itu terpaksa mempertanggung jawabkan perbuatannya usai menjadi pelaku pencurian mobil operasional Sudin Gulkarmat Jakarta Utara.

Ia ditangkap setelah membawa kabur mobil damkar itu dari Pos Pemadam Kebakaran Sunter.

Penangkapan terhadapnya diwarnai aksi kejar-kejaran hingga akhirnya pelaku ditangkap di kawasan Sawah Besar, Jakarta Pusat.

Usai ditangkap, Januar dibawa ke Mapolsek Tanjung Priok guna dilakukan penyidikan. Januar pun diekspos dalam konferensi pers terkait kasus ini siang tadi.

Saat ditanyai soal alasannya membawa kabur mobil tersebut, Januar berdalih.

Ia mengaku motornya mogok pada pagi tadi di dekat Pos Damkar Sunter, sementara ia harus absen ke kantornya di Jakarta Barat.

Karena ingin buru-buru, Januar mengaku akhirnya mengendarai mobil damkar tersebut tanpa izin ke petugas di pos itu.

"Enggak pak, bukan saya beralasan. Sekali lagi itu memang karena motor saya mogok dan saya buru-buru mau absen, nggak ada niat yang lain-lain," ucap Januar berdalih.

Usai menjawab hal itu, Januar kemudian dicecar pertanyaan lainnya.

"Kenapa nggak bilang orang di situ? Kalo memang mau absen, kenapa pake celana pendek?," tanya Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Budhi Herdi Susianto.

"Memang itu yang saya sesalkan. Di kantor kan buka absen jam 6. Kalo hanya absen saja nggak apa-apa (pake celana pendek) nanti kan apelnya jam setengah 8," jawab Januar.

Januar lagi-lagi dihujani pertanyaan, salah satunya terkait aksi kejar-kejaran sebelum dirinya tertangkap.

Dikatakan Januar, ia sengaja tak berhenti polisi mengejarnya lantaran posisi mobil yang ia bawa sedang berada di tikungan.

Ia pun mengaku saat itu hendak mengembalikan mobil itu ke Pos Damkar Sunter.

"Bukan nggak mau berhenti pak, itu kan posisinya tikungan. Saya memang punya niat mengembalikan itu ke tempat saya ambil. Saya masih lihai bawa mobil memang saya niatnya mau ngembaliin," ucapnya.

Aksi yang menjebloskan Januar ke penjara berawal pagi tadi sekira pukul 5.30 WIB.

Saat itu, Januar yang diketahui telah berada di sekitar Pos Pemadam Kebakaran Sunter sejak pukul 4.00 WIB, membawa kabur mobil dari pos itu.

Januar beserta mobil yang ia bawa kabur ditangkap di kawasan Sawah Besar, Jakarta Pusat usai polisi melakukan pengejaran terhadapnya.

Aksi kejar-kejaran yang berlangsung selama beberapa menit selesai ketika polisi berhasil mendahului mobil damkar itu dan memalangnya.

Januar pun terpaksa berhenti dan dirinya dibawa ke Mapolsek Tanjung Priok beserta mobil damkar yang dibawanya kabur.

Akibat perbuatannya, Januar dijerat pasal 362 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara.

Tersangka Kurang Bersosialisasi

Januar Darman (36) harus berurusan dengan polisi lantaran nekat mencuri mobil damkar di kawasan Jakarta Utara pagi tadi.

Pria yang bekerja sebagai petugas damkar di Jakarta Barat ini diketahui tinggal bersama istri dan satu orang anaknya di Jalan Mandioli Dalam, RT 006/05, Cideng, Gambir, Jakarta Pusat.

TribunJakarta.com pun coba mendatangi alamat rumah tinggal Januar yang berada di kawasan padat penduduk Cideng.

Cukup mudah bagi TribunJakarta.com untuk menemukan rumah Januar. Ia tinggal di sebuah rumah dengan tembok berkelir biru muda dan pintu berwarna putih berukuran lebar sekira empat meter.

Letaknya berada di sebuah gang sempit yang hanya bisa dilalui oleh satu sepeda motor berukuran sekira 1,5 meter.

Anggi, Ketua RT 006/05 Cideng mengatakan, Januar sudah tinggal di wilayah itu sekira tiga tahun lalu.

"Kurang lebih tiga tahunan lah dia tinggal disini, sebelumnya setahu saya dia tinggal di daerah Tangerang," ucapnya, Kamis (13/6/2019).

Anggi menambahkan, selama ini mengenal sosok Januar sebagai orang yang kurang bisa bergaul dengan tetangganya lingkungan sekitar.

"Dia tinggal sama istri dan anaknya satu yang masih SD, mereka kurang bersosialisai sama orang. Istilahnya kurang gaul lah sama tetangga," ujarnya saat ditemui di rumahnya.

Ia pun mengaku tak menyangka tetangganya itu terjerat kasus hukum lantaran selama ini warga di lingkungannya tidak pernah berurusan dengan polisi.

Ia pun mengaku baru mengetahui kasus yang menjerat warganya itu pagi tadi dari media sosial.

"Enggak menyangka juga ya, lagian dia kan dinas di Jakarta Barat, ngapain ya dia sampai ke Jakarta Barat," ujarnya.

Sementara itu, Yuli, warga RT 006/05 mengatakan, selama ini mengenal sosok Januar sebagai pribadi yang sombong dan kerap berseteru dengan tetangga sekitar.

"Orangnya sombong, kalau lewat depan tetangga juga lewat saja. Enggak pernah nyapa," kata Yuli.

"Jarang berkomunikasi juga dengan tetangga, makanya kami juga enggak respek sama dia," tambahnya. (TribunJakarta.com)
 

Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul Berdalih Sepeda Motornya Mogok, Oknum PNS Bawa Kabur Mobil Pemadam Kebakaran di Jakarta Utara, https://jakarta.tribunnews.com/2019/06/13/berdalih-sepeda-motornya-mogok-oknum-pns-bawa-kabur-mobil-pemadam-kebakaran-di-jakarta-utara?page=all

Editor: Aminnudin
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved