Warga Resah akan Aksi Begal di Kota Batam, Ini Komentar Kanitreskrim Polsek Nongsa

Seorang pelatih Taekwondo di Kota Batam pun menjadi korbannya, Senin (10/6/2019) dini hari.

Warga Resah akan Aksi Begal di Kota Batam, Ini Komentar Kanitreskrim Polsek Nongsa
Akun Facebook Yuni Rusmini
Aksi komplotan begal di jalanan ramai terekam kamera CCTV, warga yang melihat hanya diam 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Kasus begal kembali mengancam masyarakat di Kota Batam, Provinsi Kepri.

Seorang pelatih Taekwondo di Kota Batam pun menjadi korbannya, Senin (10/6/2019) dini hari.

Hal ini tentunya mendapat perhatian serius dari pihak kepolisian tak terkecuali Kepolisian Sektor (Polsek) Nongsa Kota Batam.

Kanitreskrim Polsek Nongsa, Ipda Muhammad Hazaquan mengatakan kasus begal memang menjadi atensi tersendiri bagi Kepolisian Republik Indonesia (Polri).

Oleh sebab itu, sejauh ini pihaknya selalu menjaga beberapa titik rawan yang ada di setiap sektor yang menjadi tanggungjawab Polsek Nongsa.

"Titik rawan tentunya ada. Namun, tiap titik tersebut pastinya akan menjadi perhatian serius kami. Sesuai instruksi Kapolsek," tegas Hazaquan, Jumat (14/6/2019) pukul 13.00 WIB.

Tak hanya itu, Hazaquan mengakui, untuk di setiap titik rawan, pihaknya akan terus berusaha untuk menambah peningkatan keamanan kawasan.

Hal ini diharapkan agar potensi terjadinya begal dapat diminimalisir.

Selain itu, Hazaquan juga mengimbau masyarakat supaya tidak menggunakan perhiasan yang berlebihan dan segera melaporkan ke Polsek terdekat jika terkena imbas dari perbuatan para pelaku begal.

"Itu biasanya akan mengundang potensi ke arah sana (Kasus begal). Jadi, lebih baik mencegah. Dan kalau memang menjadi korban, segera laporkan agar kami tindak lanjut," tegasnya lagi.

Di tempat terpisah, seorang karyawati restoran di kawasan Botania I, Kecamatan Batam Kota, Kota Batam, Ersha, mengutarakan keresahannya terhadap peristiwa begal yang beberapa bulan ini banyak memakan korban.

Ersha khawatir akan keselamatan dirinya jika hingga saat ini para pelaku begal belum juga tertangkap.

"Pastinya khawatir. Apalagi saya sering pulang kerja malam. Selama pelaku belum ditangkap, pasti warga resah," ucapnya. (tribunbatam.id/dipanusantara)

Penulis: Dipa Nusantara
Editor: Thom Limahekin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved