Breaking News:

Diskualifikasi Jokowi-Ma'ruf, TKN: Ah, Itu Pemohonan Lebay, BPN: Jangan Produksi Narasi Gak Penting

Namun, Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo - Sandiaga, Dahnil Anzar Simanjuntak,

wartakota
Dahnil Anzar, Ketua Pemuda Muhammadiyah, saat melaporkan Wimar Witoelar ke Polda Metro Jaya, belum lama ini. 

TRIBUNBATAM.id - Permohonan BPN Prabowo - Sandiaga kepada Mahkamah Konstitusi (MK) untuk mendiskualifikasi pasangan Jokowi - Ma'ruf Amin ditentang habis-habisan oleh TKN Jokowi - Ma'ruf.

Namun, Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo - Sandiaga, Dahnil Anzar Simanjuntak, menilai permohonan itu masih termasuk wajar dan tidak berlebihan.

Dahnil Anzar Simanjutak menilai permohonan tersebut proporsional dan tak salah tempat lantaran sudah ada yurisprudensinya, yakni saat MK menyidangkan perkara sengketa Pilkada.

"Yurisprudensi terkait diskualifikasi kan sudah ada ya di beberapa daerah. Jadi justru kalau ada statement yang mengatakan itu bukan wewenang MK itu keliru. Jadi yurisprudensi terkait calon yang didiskualifikasi oleh MK itu sudah ada dan pernah terjadi," ujar Dahnil di kediaman Sandi, Kebayoran Baru, Jakarta, Jumat (14/6/2019).

Tren Berita Hoaks lewat Grup WhatsApp Meningkat, Bareskrim Polri akan Lakukan Patroli Siber WhatsApp

Jessica Iskandar Bertunangan dengan Richard Kyle Sore Ini, Live Loh

Ibu Kasir Indomaret Vera Oktaria Bantah Keterangan Prada DP, Katanya: Anak Saya Tidak Macam-macam

Video Dahnil Anzar Tentang Doa Tim Kuasa Hukum BPN Sebelum Sidang Gugatan Buat Haru, Ini Kejadiannya

Dia pun meminta TKN Jokowi - Ma'ruf tak perlu mempermasalahkan permohonan tersebut.

Dahnil meminta TKN menyerahkan sepenuhnya persidangan sengketa Pilpres 2019 kepada MK.

"Jadi saran kami serahkan sepenuhnya kepada MK, kepada hakim. Kita hormati saja keputusan hakim. Kan selama ini TKN juga kan ngomong kita serahkan saja ke MK," ujar Dahnil.

"Jadi jangan kemudian teman-teman TKN memproduksi narasi-narasi yang enggak penting lagi. Apalagi Pak Prabowo dan Bang Sandi sudah berusaha supaya kemudian ayo kita bertarung di ruang sidang. Silakan produksi narasi di ruang sidang," lanjut dia. 

Sebelumnya, Juru Bicara TKN Jokowi - Ma'ruf Amin, Ace Hasan Syadzily menilai, permintaan tim hukum pasangan Prabowo - Sandiaga agar MK mendiskualifikasi pasangan Jokowi - Ma'ruf terlalu berlebihan.

"Menurut saya diskualifikasi itu terlalu lebay ya, bisa jadi itu bagian dari ekstra petitum juga, tuntutan yang terlalu berlebihan," kata Ace saat ditemui wartawan di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/6/2019). 

Artikel ini telah tayang di Tribunwow.com dengan judul BPN Minta TKN Tak Permasalahkan Permohonan Diskualifikasi Jokowi-Ma'ruf: Kami Serahkan kepada MK

Editor: Thom Limahekin
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved