Pasca Mudik 2019, Cuci Mobil Bagian Kolong Agar Bersih Kembali, Intip Caranya

Kolong mobil menjadi area yang paling kotor ketika setelah dipakai untuk mudik lebaran.

Pasca Mudik 2019, Cuci Mobil Bagian Kolong Agar Bersih Kembali, Intip Caranya
Grid Oto
Beberapa petugas di tempat pencucian mobil terlihat sedang mencuci mobil. 

TRIBUNBATAM.id - Kolong mobil menjadi area yang paling kotor ketika setelah dipakai untuk mudik lebaran.

Karena bagian ini paling terekspos dan mudah terkena kotorandari jalanan dalam berbagai kondisi saat perjalanan mudik.

Setelah mudik, jangan lupa untuk segera mencuci bagian kolong mobil.

Bila tidak segera dicuci, dikhawatirkan kotoran yang menempel dalam waktu lama bisa membuat korosif di bagian kaki-kaki, pelek ban cadangan model kolong, serta sasis atau panel kolong bodi mobil.

Anda bisa gunakan semprotan bertekanan tinggi untuk merontokkan kotoran di kolong mobil yang cenderung berukuran besar dan sulit dibersihkan.

VIRAL, Video Berseluncur di Tengah Banjir Samarinda, Wakeboarder: Ini Bentuk Keresahan Kami

Awalnya Menantang Tom Cruise, eh Kini Justin Bieber Ngaku Kalah

Download MP3 Lagu Jeon Somi Birthday di Android dan iPhone, Debut Solo Lengkap dengan Lirik

6 Potret Cantik Salma dan Salwa, Putri Kembar Titi DJ yang Kini Mulai Beranjak Dewasa

Ban Cadangan Toyota Avanza dan Toyota Veloz Model Kolong
Radityo Herdianto, Ban Cadangan Toyota Avanza dan Toyota Veloz Model Kolong

Khusus bagian kolong ini, Anda boleh menggunakan sabun deterjen karena sifatnya yang cukup keras bisa membantu melunakkan kotoran yang sulit rontok.

Untuk mobil transmisi otomatis, perlu hati-hati ketika menggunakan semprotan bertekanan tinggi pada area girboks transmisi otomatis.

"Transmisi otomatis memiliki komponen elektrikal, takutnya saat disemprot malah kena bagian elektrikalnya dan bisa konslet," tegas Hermas Efendi Prabowo, pemilik bengkel Worner Matic kepada GridOto.com.

Hal ini berlaku juga untuk mobil penggerak roda belakang yang memiliki gardan bila asal disemprot menggunakan semprotan bertekanan tinggi.

"Bisa-bisa air masuk ke dalam gardan tercampur dengan oli gardan, komponen di dalamnya bisa korosif bahkan rusak," jelas Dennis Emmannuel, pemilik bengkel MMC 4x4 kepada GridOto.com.

Editor: Rio Batubara
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved