BATAM TERKINI

Barang Pengusaha Batam Tertahan di Singapura, Apindo Desak Perka BP Batam No 10/2019 Direvisi

BP Batam terkesan mendadak mengeluarkan Perka BP Batam nomor 10/2019, akibatnya sejumlah pengusaha di Batam mengeluhkan barangnya tertahan di Singapur

Barang Pengusaha Batam Tertahan di Singapura, Apindo Desak Perka BP Batam No 10/2019 Direvisi
tribunnews batam/istimewa
Ketua Apindo Kepri, Cahya 

TRIBUNBATAM.id - BP Batam terkesan mendadak mengeluarkan Perka BP Batam nomor 10/2019, akibatnya sejumlah pengusaha di Batam mengeluhkan barangnya tertahan di Singapura.

BP Batam menerbitkan Perka BP Batam 10/2019 pada 17 Mei 2019. 

Selain tertahan di Singapura, barang-barang pengusaha juga tertahan di Pelabuhan Batuampar, Batam.

Oleh karena itu, Apindo Kepri meminta Perka BP Batam no 10/2019 direvisi.

Barang-barang banyak yang tertahan di Singapura dan harus membayar biaya demorate.

Kadin Batam Gelar Pertemuan dengan Pengusaha Rokok FTZ, Soroti Kinerja Pengawasan Produk FTZ

Sedangkan yang sudah berada di Pelabuhan Batuampar, Batam,  tidak bisa keluar karena belum ada masterlist dari BP Batam.

"Pengusaha menyayangkan pemberlakuan perka yg dinilai mendadak dan tanpa sosialisasi terlebih dahulu," ujar Cahya, Ketua Apindo Kepri, Minggu (16/6/2019).

Setelah mempelajari Perka BP Batam no 10/2019, Apindo Kepri berpendapat :

Pertama melalui perka 10/2019, BP Batam mengubah definisi barang kosumsi menjadi lebih sempit dan mengakibatkan berkurangnya jumlah barang yang mendapatkan fasilitas pembebasan pajak di Batam.

Akibat dari terbitnya perka ini, banyak pelaku usaha terutama importir yang akan memasukkan barang-barang penunjang produksi menjadi terhambat.

Halaman
12
Penulis: Agus Tri Harsanto
Editor: Agus Tri Harsanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved