Aexipindo Batam: Kami Tidak Mengimport Sampah dan Limbah Beracun

Asosiasi Export Import Plastik Industri Indonesia (Aexipindo) Batam angkat bicara soal kegaduhan sampah di Batam.

Aexipindo Batam: Kami Tidak Mengimport Sampah dan Limbah Beracun
TRIBUNBATAM.id/Dewi Haryati
Wali Kota Batam Muhammad Rudi dan wakilnya Amsakar mengecek kontainer di Batu Ampar menyusul ada pesan berantai yang menyebut ada kontainer bermuatan limbah, Jumat (14/6/2019). 

TRIBUNBATAM.id,  BATAM - Asosiasi Export Import Plastik Industri Indonesia (Aexipindo) Batam angkat bicara soal kegaduhan sampah di Batam.

Sekjen Aexipindo Marthen Tandi Rura mengatakan,  Aexipindo merasa disudutkan dengan pemberitaan bahwa anggota perusahaan yang tergabung,  mengimpor sampah ke Batam. 

"Kami bukan mengimpor sampah. Itu harus digaris-bawahi. Perusahaan kami hanya mengimpor bahan baku. Jangan diframing seakan-akan kami mengimpor limbah B3. Yang kami impor saat ini adalah Permendag Nomor 31 Tahun 2016 yang mengatur tata cara impor bahan baku Iimbah," kata Marthen,  Senin (17/6). 

Dijelaskan Marthen lagi,  Aexipindo tidak mengimpor limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) misalnya dalam beberapa pemberitaan yang beredar belakangan ini.

Aexipindo mengklaim usahanya justru mendatangkan devisa untuk negara. 

Anggota Dewan Ini Minta Perka BP Batam Nomor 10 Tahun 2019 Dikaji Ulang, Ada Apa?

Oknum Petugas Parkir Pukul Pengunjung Jembatan Dua Barelang, Dilarang Parkir Kok Ada Tukang Parkir?

3 Kebiasaan Bodoh yang Sering Dilakukan Kaum Milenial Ini, Bisa Bikin Boros Uang

Pelebaran jalan di Anambas Disorot Pelaku Usaha, Ini Curhatan Mereka

"Saya tegaskan sekali lagi, Barang yang kami impor adalah bahan baku plastik yang kami produksi yang memberikan nilai tambah, sehingga produknya bisa diekspor 100 persen, " katanya. 

Dia pun heran beberapa hari terakhir ini Batam heboh soal sampah.

Dia mengatakan, perusahaan yang mendatangkan bahan baku plastik itu sudah beroperasi puluhan tahun. 

"Kami heran saja. Karena industri kami sudah berjalan puluhan tahun. Kemudian kami mengimpor barang tersebut untuk menumbuhkan industri kami. Selain itu juga kami menangkap peluang perang dagang AS dengan China. Kok ributnya sekarang," tuturnya. 

Aexipindo berharap pemeritah dan kementerian melindungi industri yang mengimpor bahan baku biji plastik di Batam.

Halaman
123
Editor: Thom Limahekin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved