BPK Usulkan Program Wajib Militer Diterapkan di Indonesia, Begini Tanggapan Menhan

BPK Usulkan Program Wajib Militer Diterapkan di Indonesia, Begini Tanggapan Menhan

BPK Usulkan Program Wajib Militer Diterapkan di Indonesia, Begini Tanggapan Menhan
Tribunstyle via blogspot
BPK Usulkan Program Wajib Militer Diterapkan di Indonesia 

BPK Usulkan Program Wajib Militer Diterapkan di Indonesia, Begini Tanggapan Menhan

TRIBUNBATAM.id - Program Wajib Militer diusulkan jadi kenyataan diterapkan di Indonesia.

Setidaknya hal tersebut sudah diusulkan oleh Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK).

Seperti dikutip dari Kompas.com pada Senin (17/6/2019) BPK mengusulkan pembetukan program wajib militer kepada Kementerian Pertahanan (Kemhan).

"Jadi kami mengusulkan agar kita mulai menerapkan wajib militer sebagaimana semua negara maju yang ada di dunia," kata anggota BPK, Agung Firman Sampurna, seusai menyerahkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP).

Dimana LHP tersebut atas laporan keuangan Kemhan tahun 2018 oleh BPK di Kantor Kemhan, Jakarta, Senin ini.

Jelang Sidang Kedua Sengketa Pilpres 2019, BPN Siapkan Saksi Wow hingga Reaksi MK

GEMPA HARI INI - Gempa 5,3 SR Guncang Pasaman Barat Sumbar Senin (17/6) Jam 18.04 WIB, Ini Kata BMKG

Ramalan Zodiak Cinta Besok Selasa 18 Juni 2019, Aries Terlalu Lama Sendiri, Sagitarius Ada Kejutan

Selebriti Korea Wajib Militer
Selebriti Korea Wajib Militer (Dramafever.com)

Menurut Agung, selain berperan dalam operasi militer perang, latihan, persiapan, dan pengadaan alutsista dan sebagainya, Kemhan perlu menerapkan program wajib militer seperti yang dilakukan oleh semua negara maju di dunia.

Agung menilai program wajib militer adalah salah satu upaya untuk meningkatkan pendidikan bela negara dan menjadikan Indonesia menjadi negara yang kuat.

"Sudah waktunya bagi kita meningkatkan pendidikan bela negara kita menjadi lebih terstruktur yang lebih sistematis dan lebih masif yaitu dengan wajib militer," kata Agung.

Di tempat yang sama, Menhan Ryamizard Ryacudu menyambut baik usulan tersebut. Namun, usulan itu tidak mudah untuk dilakukan.

"Enggak mudah itu ya, itu salah satu wacana dari anak bangsa boleh-boleh saja, tapi dari Kemhan belum memikirkan itu dulu," kata Ryamizard.

Mantan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) ini menjelaskan bahwa saat ini yang dibutuhkan adalah penguatan terhadap bela negara.

Hal itu seperti menjadikan Pancasila dan UUD 1945 sebagai pegangan dalam menjalankan kehidupan berbangsa dan bernegara.

"Itu perlu ditanamkan kepada seluruh warga negar. Kalau bela negara itu bagaimana jiwa, pemikiran kita ini tidak berubah, yaitu NKRI dengan dasarnya Pancasila dan UUD 1945 itu dipatrikan terus di dada, benak, tertutama prajurit, kemudian rakyat karena pernag kita adalah perang mindset," kata Menhan.

(Tribunstyle.com/Candra Isriadhi)

Artikel ini telah tayang di Tribunstyle.com dengan judul Program Wajib Militer Diusulkan Dibentuk di Indonesia oleh BPK, Bagaimana Tanggapan Menhan?

Editor: Danang Setiawan
Sumber: TribunStyle.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved