BPN Prabowo - Sandiaga Masukkan 4 Truk Berisi Alat Bukti ke MK, Lantas Dulu Katanya 12 Truk

Kekurangan alat bukti untuk sidang gugatan sengketa Pilpres 2019 akan dimasukkan oleh Tim Kuasa Hukum BPN Prabowo - Sandiaga.

BPN Prabowo - Sandiaga Masukkan 4 Truk Berisi Alat Bukti ke MK, Lantas Dulu Katanya 12 Truk
(KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO)
Ketua Tim Hukum Prabowo Subianto - Sandiaga Uno, Bambang Widjojanto saat sidang perdana sengketa Pilpres 2019 di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Jumat (14/6/2019). 

TRIBUNBATAM.id - Kekurangan alat bukti untuk sidang gugatan sengketa Pilpres 2019 akan dimasukkan oleh Tim Kuasa Hukum BPN Prabowo - Sandiaga.

Untuk memperlancar proses pemasukan alat bukti itu, pengacara BPN Prabowo - Sandiaga, Dorel Almir, mendatangi Mahkamah Konstitusi (MK).

Dorel Almir berkoordinasi soal penyerahan kekurangan alat bukti sengketa Pilpres.

Dia mengatakan, pihaknya berencana mengirim 4 truk berisi barang bukti yang terdiri dari dokumen-dokumen C1.

"Untuk hari ini kemungkinan 4 truk dan itu berisi alat-alat bukti C1," ujar Dorel di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jalan Medan Merdeka Barat, Senin (17/6/2019).

Jelang Persib Bandung vs Tira Persikabo, Rahmad Darmawan: Kami Manfaatkan Kurang Disiplinnya Lawan

Meriahkan HUT ke-11, Pemkab Anambas Buka pelayanan Kesehatan Gratis Buat Warga

Dikabarkan Dekat dengan Calon Anggota Legislatif, Ini Respon dari Chelsea Islan Saat Dikonfirmasi

Kompaknya Shah Rukh Khan dan Aryan Khan Saat Nonton Kriket di Hari Ayah, Bak Tokoh Film Lion King

Dorel mengatakan, alat bukti yang dibawa meliputi dokumen C1 di wilayah-wilayah Kalimantan, Bali, dan Yogyakarta. 

Dia menyebutkan, sebenarnya total keseluruhan barang bukti yang akan diserahkan pengacara Prabowo - Sandiaga adalah 12 truk.

Sisa alat bukti akan disampaikan pada hari-hari berikutnya.

Dorel mengatakan, tim hukum kesulitan menyiapkan alat bukti karena harus digandakan hingga 12.

"Proses fotokopi penggandaan ini memerlukan ketelitian dan kehati-hatian. Tentu kami harus cermat dan kami teliti lagi supaya alat bukti itu tidak tumpang tindih," ujar Dorel.

Sementara itu, Kepala Bagian Humas dan Kerja Sama Dalam Negeri Mahkamah Konstitusi Fajar Laksono mengatakan, hari ini adalah batas akhir penyerahan barang bukti.

Akan tetapi, jika ingin mengajukan penambahan waktu, harus disampaikan kepada Majelis Hakim.

"(Tenggat waktu) sampai hari ini, tetapi kalau minta tambahan di persidangan ya tergantung Majelis Hakim," kata Fajar.

Artikel ini telah tayang di Tribunwow.com dengan judul Tim Hukum 02 Berencana Kirim 4 Truk Berisi Tambahan Alat Bukti Sengketa Pilpres

 
Editor: Thom Limahekin
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved