KEPRI TERKINI

PPDB 2019, Komisi lV DPRD Kepri Soroti Kapasitas Daya Tampung Sekolah

Disampaikannya, untuk di Batam saja, Lulusan SMP yang akan masuk ke jenjang SMA atau SMK di sekolah negeri tidak mampu menampung

PPDB 2019, Komisi lV DPRD Kepri Soroti Kapasitas Daya Tampung Sekolah
TRIBUNBATAM.id/ZABUR
Orangtua calon siswa saat melihat lokasi tempat tinggal melalui Google Maps dalam melakukan pendaftaran PPDB di SMPN 20 Batam, Selasa (14/5/2019). 

Laporan Wartawan Tribun, Endra Kaputra

TRIBUNBATAM.id TANJUNGPINANG - Anggota Komisi lV DPRD Kepri, Burhanudin Nur menyebutkan, persoalan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) setiap tahun akan terus bergejolak

Disampaikannya, untuk di Batam saja. Lulusan SMP yang akan masuk ke jenjang SMA atau SMK di sekolah negeri tidak mampu menampung.

"Sebab kelulusan SMP itu ada sekitar 15 ribuan siswa. Sedangkan daya tampung sekolah negeri baik di SMA maupun di SMK hanya kurang lebih 5 ribu saja. Maka tak heran kalau setiap tahun ada gejolak," katanya, Senin (17/06/2019)

Ia mengatakan, kehadiran pemerintah daerah bila dipresentasikan hanya 30 sampai 33 persen saja.

"Artinya pemerintah hanya mampu menampung siswa lulusan SMP masuk ke SMA atau SMK ya segitu," ujarnya

Sebab itu, sesuai rapat Komisi lV bersama Dinas Pendidikan. Komisi lV meminta kepada dinas terkait benar benar menghitung ulang berapa sebenarnya kebutuhan Ruang Kelas Belajar (RKB), serta ditambah kemampuan sekolah swasta untuk menampung.

Tiket Masuk Mega Wisata Ocarina Sama Untuk Anak-anak dan Orang Dewasa, Pengunjung Bisa Nikmati Ini

Traveller, Ini Daftar 77 Negara Bebas Visa Bagi Pemegang Paspor Indonesia

 

"kalau tidak ada solusi, dan perencanaan yang matang dari pemerintah, setiap tahun gejolak ini akan terus terjadi," ucapnya kembali

Mengatisipasi adanya oknum yang coba coba melalukan pungutan liar (pungli). Komisi lV DPRD pun sudah menggelar rapat ke para Kepala Sekolah

"Kami sudah ingatkan, agar jangan melakukan hal itu. Jangan sampai kejadian lalu terulang kembali. Khususnya di Batam. Kepada masyatakat juga kita sampaikan, bisa juga melaporkan ke kita bila melihat praktek pungli," tegasnya.

(Tribunbatam.id/endra kaputra)

Penulis: Endra Kaputra
Editor: Aminnudin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved