Sengketa Pilpres 2019

Tim Hukum Prabowo-Sandi Bawa 4 Truk Barang Bukti ke MK, BW: Semua Dalil Akan Kami Buktikan

Tim hukum pasangan capres dan cawapres nomor urut 02 Prabowo-Sandiaga membawa tambahan alat bukti yang digunakan dalam sidang sengketa pilpres.

Kompas.com
Tim hukum BPN Prabowo-Sandiaga menurunkan barang bukti sengketa Pilpres 2019 dari sebuah truk di depan Mahkamah Konstitusi, Senin (17/6/2019) untuk persiapan sidang besok. 

TRIBUNBATAM.id, JAKARTA - Tim hukum pasangan capres dan cawapres nomor urut 02 Prabowo-Sandiaga membawa tambahan alat bukti yang digunakan dalam sidang sengketa pilpres.

Tiga truk berisi kotak-kotak besar parkir di halaman Gedung Mahkamah Konstitusi, Jalan Medan Merdeka Barat, Senin (17/6/2019).

Kotak-kotak tersebut diberi label berdasarkan nama daerah di Indonesia.

Harapan M Yunus Lolos ke DPRD Batam Kandas di Putusan PT, Werton Panggabean Malah Melenggang

Jelang Sidang ke-2 Gugatan Sengketa Pilpres, Sandiaga Berada di Luar Negeri, Ini Unggahannya

Jelang Sidang Kedua Sengketa Pilpres 2019, BPN Siapkan Saksi Wow hingga Reaksi MK

Anggota kuasa hukum 02, Luthfi Yazid menjelaskan bukti-bukti yang ada dalam kotak tersebut.

"Isinya ada berita acara tentang rekapitulasi hasil penghitungan suara Provinsi Banten dalam pemilihan umum 2019, berita lampiran C1, kemudian ada juga untuk DKI Jakarta, Jabar, DIY, Jateng, Jatim, Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, dan lain-lain," ujar Luthfi di Gedung MK, Senin (17/6/2019).

Ini merupakan alat bukti tambahan yang belum diserahkan ke MK pekan lalu.

Sebenarnya, kata Luthfi, ada empat truk alat bukti yang akan diserahkan ke MK, namun hanya 3 truk yang tiba di MK sebelum pukul 17.00 WIB.

Adapun, MK hanya menerima barang bukti hingga pukul 17.00 WIB.

"Oleh karena saat ini baru kita ada tiga truk yang sudah hari ini. Nanti kita akan susul dengan yang lain-lainnya," kata Luthfi.

Sementara itu, Kepala Bagian Humas dan Kerja Sama Dalam Negeri MK Fajar Laksono mengatakan, hari ini adalah batas akhir penyerahan barang bukti.

Halaman
12
Editor: Alfian Zainal
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved