VIDEO-Anaknya Tidak Diterima di SMPN 21 Sagulung, Ratusan Orangtua: Kami Harap Ada Solusi dari Wako

Orang tua siswa/siswi tersebut mau mendengarkan arahan dari Wali Kota mengenai bagaimana nasib anak mereka yang tidak bisa diterima di sekolah negeri

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Ratusan orang tua siswa/siswi yang anaknya tidak tertampung di sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN 21) di Sagulung berkumpul di SMPN 9 Sagulung Kota Batam, Provinsi Kepri, Senin (17/6/2019).

Orang tua siswa/siswi tersebut mau mendengarkan arahan dari Wali Kota mengenai bagaimana nasib anak mereka yang tidak bisa diterima di sekolah negeri dengan alasan tidak ada ruangan.

Ratusan orang tua murid yang anaknya tidak bisa diterima di sekolah negeri berharap Wali Kota Batam mempunyai solusi agar anak mereka diterima.

"Kita datang ke sini untuk menyampaikan langsung kepada Wali Kota,'' kata Sumarni, orangtua murid.

Dia menjelaskan anaknya tidak bisa diterima di sekolah negeri bukan karena nilai anaknya tidak bagus.

Namun jarak sekolah dari rumahnya berada di luar persyaratan dari yang sudah ditentukan.

"Saya daftarkan anak saya ke SMPN 9, rumah saya ada di Saguba. Katanya jaraknya sudah jauh. Makanya anak saya tidak diterima," kata Sumarni.

Dia juga menjelaskan sekolah yang paling dekat ke rumahnya adalah SMPN 9.

"Inikan ada tiga sekolah yakni SMPN 50, SMPN 36 dan SMPN9. Yang paling dekat itu SMPN 9, tapi katanya jaraknya jauh," kata Sumarni.

Di tempat yang sama Wahyuni, oran tua lainnya juga mengatakan anaknya tidak bisa diterima karena jarak.

"PPDB Tahun 2019 inikan persyaratan utamanya bukan nilai tapi jarak sekolah dengan rumah. Yang parahnya tetangga saya kok bisa diterima. Anak saya tidak diterima," kata Wahyuni.

Wahyuni berharap ada solusi dari Wali Kota Batam, agar anaknya bisa diterima di sekolah negeri.

"Ya kita berharapalah. Sekarang zamannya susah," kata Wahyuni.

Saat ini orang tua siswa masih menunggu kedatangan Wali Kota batam di ruang pertemuan SMPN 9 Sagulung, Kota Batam, Provinsi Kepri.(tribunbatam.id/Ian Sitanggang)


 

Editor: Madi Dwi Nando
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved