KARIMUN TERKINI

Cerita Istri Komandan Lantamal IV Laksma TNI Arsyad Abdullah Temani Suami Tugas

Menjadi anggota keluarga dari seorang prajurit TNI AL bukanlah hal yang mudah. Terutama bagi istri dan anak yang ditinggalkan sang prajurit karena sed

Cerita Istri Komandan Lantamal IV Laksma TNI Arsyad Abdullah Temani Suami Tugas
TRIBUN Batam/ELHADIF
Kegiatan kunjungan Danlantamal IV, Laksamanan TNI Arsyad Abdullah ke Lanal TBK 
  • Laporan Tribunnews Batam, Elhadif Putra

TRIBUNBATAM.id, KARIMUN - Menjadi anggota keluarga dari seorang prajurit TNI AL bukanlah hal yang mudah. Terutama bagi istri dan anak yang ditinggalkan sang prajurit karena sedang menjalankan tugas pengamanan negara di kawasan laut.

Perasaan tersebut diungkapkan oleh Ketua Jalasenastri Korcab IV DJA1, Ifa Arsyad Abdullah saat menjawab pertanyaan seorang anggota jalasenatri cabang VI (Lanal TBK) mengenai pengalamannya mendampingi sang suami, Komandan Lantamal IV Laksma TNI Arsyad Abdullah.

"Dibandingkan istri-istri angkatan yang lain mungkin kita tidak sama. Angkatan lain bisa mungin bisa ikut suami. Namun kita kan tidak mungkin ikut berlayar. Tapi sekarang cukup mudah adanya teknologi seperti kita bisa video call. Jika suami telah sampai ke darat bisa telpon dengan anak-anak. Kalau dulu lewat surat lama sampainya," ungkap Ifa.

Hal senada juga diungkapkan oleh Komandan Lantamal IV Laksma  TNI Arsyad Abdullah yang juga Pembina Korcab IV DJA I.

"Awal-awal tahun 90 terpaksa setelah berlabuh kita meminta bantuan kantor-kantor untuk sapat nelpon dua tiga atau menit. Yang penting komunikasi terjaga. Kemudian setelah iti ada wartel," kata Arsyad.

Foto Bertiga dengan Chef Arnold & Reza Arab, Gibran Rakabuming Berikan Pertanyaan, Ini Hadiahnya

Berwisata ke Kawasan Cagar Budaya Nasional Pulau Penyengat Tanjungpinang

Tanya jawab ini termasuk ke dalam kegiatan kunjungan kerja pertama Arsyad ke Lanal TBK setelah menjabat sebagai Danlantamal IV.

Arsyad bersama rombongan tiba di Pelabuhan Tanjungbalai Karimun pada Selasa (18/6) sekira pukul 10.25 WIB. Turut menyambut Danlanal TBK Letkol Laut (P) Catur Yogiantoro, Wakil Bupati Karimun Anwar Hasyim, Ketua DPRD Kabupaten Karimun M Yusuf Sirat, Asisten I Pemkab Karimun M Tang, Kapolres Karimun AKBP Hengky Pramudya, Kepala KPPBC TMP B TBK Benhard Sibarani, Danramil 01/Karimun Kpt Inf Jacksen Siahaan dan KSOP Karimun.

Dalam pengarahannya kepada prajurit di Aula Yos Sudarso Lanal TBK, Arsyad menyampaikan keberadaan Pangkalan TNI AL adalah untuk mendukung pelaksanaan operasi, terutama keamanan laut.

"Beberapa kendala yang mungkin bisa menghambat tugas pokok lanal TBK akan menjadi catatan kita. Melihat Letak geografisnya Jika hanya dengan Patkamla saya pikir itu sangat terbatas, maka kita harapkan kedepan akan memiliki KAL," ujarnya.

Selain itu Arsyad juga mengingatkan agar para prajurit dapat bijak untuk jangan sampai tergiur dan terlibat dengan tindak penyelundupan.

"Terkait dengan banyak penyeludupan kita harus pandai menyikapi namun juga kita jangan sampai tergiur dan terlibat dalam kegiatan tersebut," imbaunya.

Pada kesempatan itu Danlanal TBK Letkol Laut (P) Catur Yogiantoro juga memaparkan kondisi serta peta kerawanan keamanan laut yang ada di wilayah kerjanya.

"Wilayah kerja Lanal TBK meliputi perbatasan dengan Selat Singapura dan Malaka seluas 7.894 meter persegi. Kerawanannya berupa penyeludupan barang ilegal dan perseteruan antar nelayan. Namun kita mencegah dengan upaya pendekatan kemanusiaan. Kami juga telah telah telah mendukung KRI dan KAL sebanyak 33 kali," terang Catur. (ayf)

Penulis: Elhadif Putra
Editor: Aminnudin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved